Kebijakan Larangan Mudik, Jalan Layang MBZ Ditutup hingga 18 Mei 2021

- Senin, 10 Mei 2021 | 05:15 WIB
Foto: suaramerdeka.com / dok
Foto: suaramerdeka.com / dok

JAKARTA, suaramerdeka.com - Salah satu upaya dukungan PT Jasa Marga (Persero) Tbk terhadap kebijakan peniadaan mudik Hari Raya Idul Fitri 1442 H adalah dengan melakukan penutupan sementara Jalan Layang Sheikh Mohamed Bin Zayed (MBZ) mulai 6 Mei 2021 pukul 00.00 WIB. Penutupan itu akan diterapkan hingga 18 Mei 2021 pukul 23.59 WIB mendatang, dengan begitu jalan layang tersebut akan kembali beroperasi normal pada 19 Mei 2021 pukul 00.00 WIB.

Direktur Utama PT Jasamarga Jalan Layang Cikampek (JJC) Vera Kirana menyatakan, bahwa penutupan Jalan Layang MBZ dilakukan untuk mendukung pengendalian transportasi yang bertujuan membatasi pergerakan arus lalu lintas keluar dan masuk Jabotabek dalam rangka meminimalisir penyebaran Covid-19.

“Kami akan menutup seluruh akses masuk dan keluar, baik untuk yang ke arah Cikampek maupun ke arah Jakarta. Kepada Pelaku Perjalanan Dalam Negeri (PPDN) kategori dikecualikan dalam masa periode peniadaan mudik ini kami imbau untuk dapat menggunakan Jalan Tol Jakarta-Cikampek bawah untuk dapat melanjutkan perjalanan dari atau menuju Cikampek,” kata dia melalui rilis.

Baca juga: Jelang Peniadaan Mudik, Jasa Marga Catat 414.774 Unit Kendaraan Meninggalkan Jabotabek

Guna memastikan masyarakat menerima informasi penutupan sementara pada ruas dimaksud dengan baik, PT JJC selaku Badan Usaha Jalan Tol yang mengoperasikan Jalan Layang MBZ telah melakukan sosialisasi melalui berbagai media komunikasi, diantaranya melalui media sosial, media luar ruang/spanduk, variable mesage sign atau VMS, hingga menyebarluaskan informasi melalui media massa.

Adapun dasar pelaksanaan kegiatan tersebut antara lain, Surat Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Nomor : BM.07.02-Mn/839 tertanggal 5 Mei 2021 perihal Penutupan Jalan Layang MBZ dalam mendukung Pengendalian Transportasi Selama Masa Idul Fitri Tahun 1442 Hijriah/2021, Surat Edaran Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Nomor : 13 Tahun 2021 tentang Peniadaan Mudik Hari Raya Idul Fitri Tahun 1442 Hijriah dan Upaya Pengendalian Penyebaran Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) selama Bulan Suci Ramadhan 1442 Hijriah beserta addendumnya.

Kemudian, Peraturan Menteri Perhubungan Republik Indonesia Nomor : PM 13 Tahun 2021 tentang Pengendalian Transportasi Selama Masa Idul Fitri Tahun 1442 Hijriah Dalam Rangka Pencegahan Penyebaran Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) dan Surat Korps Lalu Lintas Kepolisian Negara Republik Indonesia Nomor: B /2604/IV/ OPS.1.1./2021 / Korlantas tertanggal 20 April 2021 perihal Permohonan Penutupan Tol Layang Elevated.

Berikut Rincian Akses Masuk Kendaraan ke Jalan Layang MBZ yang ditutup:

- Akses masuk kendaraan dari arah Cawang menuju Cikampek
- Akses masuk kendaraan dari arah Jatiasih menuju Cikampek (KM 45A Jalan Tol JORR Seksi E)
- Akses masuk kendaraan dari arah Rorotan menuju Cikampek (KM 46B Jalan Tol JORR Seksi E)
- Akses masuk kendaraan dari KM 48B Jalan Tol Jakarta-Cikampek Bawah menuju Jakarta

Halaman:

Editor: Andika

Tags

Terkini

Immune Booster Disalurkan ke Korban Banjir Lebak

Minggu, 19 September 2021 | 11:16 WIB

Membiasakan Hidup Bersama Covid-19

Minggu, 19 September 2021 | 00:34 WIB

Pandemi dan Keseimbangan Hidup

Minggu, 19 September 2021 | 00:21 WIB
X