Kasus Covid-19 Jateng Turun 27,4 Persen, Tertinggi di Jawa-Bali

- Jumat, 7 Mei 2021 | 09:12 WIB
Foto: istimewa
Foto: istimewa

Antisipasi Pemda

Sementara itu Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Prof Wiku Adisasmito mengatakan perkembangan peta zonasi risiko per 2 Mei 2021 menunjukkan tren perkembangan membaik dengan indikator jumlah kabupaten/kota di zona merah (risiko tinggi) menurun dari 19 menjadi 14 kabupaten/kota. Begitupun zona oranye (risiko sedang) turun dari 340 menjadi 318 kabupaten/kota.

Namun jumlah kabupaten/kota di zona kuning (rendah) mengalami kenaikan sebanyak 27 kabupaten/kota, dari 146 menjadi 173 kabupaten/kota. Meskipun zona kuning mengindikasikan tingkatan risiko rendah, namun Satgas Penanganan Covid-19 meminta pemerintah daerah (Pemda) segera mengantisipasi agar tidak berubah menjadi oranye apalagi merah.

‘’Kenaikan di zona kuning harus menjadi alarm bagi kita semua untuk  segera mengantisipasi agar jumlahnya menurun bukan berpindah ke zona merah atau kuning, melainkan berpindah ke zona hijau," tegas Prof Wiku Adisasmito, Kamis (6/5).

Satgas juga memberi perhatian pada zona hijau. Hingga kini terjadi tren stagnasi pada perkembangan zona hijau. Pada zona hijau tidak ada kasus baru jumlahnya tetap sebanyak 8 kabupaten/kota, dan zona hijau tidak terdampak 1 kabupaten/kota. Kondisi yang bertahan beberapa pekan ini perlu perhatian agar jumlah zona hijau menunjukkan tren meningkat.

"Perlu diingat, dinamika zonasi risiko sangat besar. Setiap minggunya dapat berubah. Ini tandanya bahwa bukan tidak mungkin untuk mengubah status zonasi kabupaten/kota dalam waktu singkat apabila terjadi perubahan kedisiplinan protokol kesehatan di masyarakat," kata Wiku.

Halaman:

Editor: Andika

Tags

Terkini

Liga Italia Pekan 23: Waktunya AC Milan Vs Juventus

Sabtu, 22 Januari 2022 | 06:26 WIB
X