Strategi Penurunan Emisi, Pemerintah Bakal Kembangkan Blue Carbon

- Kamis, 6 Mei 2021 | 15:32 WIB
Foto dokumentasi
Foto dokumentasi

JAKARTA, suaramerdeka.com - Ekosistem Blue Carbon yang di dalamnya berupa ekosistem pesisir terutama mangrove, padang lamun dan kawasan rawa payau, merupakan ekosistem penyerap serta penyimpan karbon alami dalam jumlah besar dan dalam waktu yang lama.

Sebagai negara kepulauan terbesar di dunia, Indonesia memiliki luas kawasan mangrove 3.2 juta ha dan luas padang lamun 3 juta ha. Dengan luasan tersebut, ekosistem Blue Carbon Indonesia dapat menyimpan hingga 17% dari cadangan Blue Carbon dunia, sehingga memiliki peranan yang sangat penting dalam mengurangi perubahan iklim.

Sebagai upaya memasukkan Blue Carbon menjadi salah satu strategi penurunan emisi untuk memenuhi target NDC di tahun 2030, pemerintah melakukan dengar pendapat dan masukan dari para ahli. Diskusi dengan tema "Executive Brief: State of The Art Blue Carbon di Indonesia" ini diharapkan dapat memberikan pemahaman yang sama antar Kementerian/Lembaga, terutama KLHK dan KKP mengenai status terkini dari konsep dan strategi pengembangan Blue Carbon.

Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Siti Nurbaya mengatakan, masukan dari para ahli dibutuhkan oleh para eksekutif untuk dapat dijadikan sumber ilmiah terhadap suatu kebijakan.

Baca Juga: Desain Rendah Emisi, Rusunami Adem Tanpa AC

Menurutnya, Blue Carbon memiliki peran penting. Proses inventarisasi GRK sudah harus membedakan antara ekosistem Blue Carbon dan ekosistem hutan daratan, agar Blue Carbon memilki tempat khusus dan perkiraan penyerapan emisi GRK dan pelaporan emisi GRK akan menjadi lebih akurat pada tingkat nasional.

Baca Juga: Belitung Mangrove Park, Cerminan Baik Praktik Pembangunan Rendah Karbon Tingkat Tapak

"Pertemuan ini sangat penting, karena akan menjadi titik tolak langkah awal untuk meningkatkan langkah-langkah kita dalam pencapaian NDC maupun dalam mengatasi emisi karbon," terangnya.

Sementara itu, Menteri Kelautan dan Perikanan, Sakti Wahyu Trenggono meminta agar secara bersama-sama dapat merumuskan dan menyepakati kebijakan terkait Blue Carbon di Indonesia dengan ekosistem berupa mangrove, padang lamun dan rawa payau.

Halaman:

Editor: Maya

Tags

Terkini

Pintu Nasdem Terbuka Lebar untuk Ridwan Kamil

Jumat, 3 Desember 2021 | 14:36 WIB

Menyikapi Penurunan Kualitas Demokrasi Selama Pandemi

Kamis, 2 Desember 2021 | 21:23 WIB
X