Nadiem Ngotot Sekolah Tatap Muka, Orang Tua Berhak Memilih

- Kamis, 6 Mei 2021 | 11:36 WIB
Foto: istimewa
Foto: istimewa

JAKARA, suaramerdeka.com – Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Nadiem Anwar Makarim mengakui banyak pihak masih khawatir akan risiko pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas mulai tahun ajaran 2021. Namun dengan kebijakan prioritas vaksin Covid-19 untuk para guru Nadiem merasa sudah waktunya pembelajaran kembali ke sekolah.

Nadiem bergeming akan membuka sekolah tatap muka pada awal tahun ajaran ini lantaran tidak ada solusi selain anak-anak harus mulai berinteraksi lagi. PTM, kata  Mendikbudristek, merupakan opsi wajib bagi sekolah. Namun Nadiem menekankan orang tua memiliki hak mutlak menentukan untuk memilik sekolah tatap muka atau pembelajaran daring.

‘’Tetapi sekolah wajib menyediakan opsi tatap muka. Itu hak prerogatif orang tua untuk memilih anaknya mau PTM atau PJJ,” tegas Mendikbudristek saat merefleksi kebijakan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) dan persiapan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di masa pandemi Covid-19.

Baca juga: 80,4 Persen Komite-KS SD Sepakat Pembelajaran Tatap Muka

Mendikbudristek mengatakan, kebijakan PJJ membuat banyak orang tua menyadari pentingnya peran mereka dalam pendidikan anak. Kesadaran ini memaksa orang tua untuk terlibat di pendidikan anak dan guru juga punya kesadaran baru bahwa orang tua adalah mitra pendukung pendidikan anak. “Orang tua sadar dirinya harus belajar jadi guru di rumah,” jelasnya.

Sebelumnya, Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) tidak memberi rekomendasi atas rencana pemerintah membuka sekolah tatap muka digelar Juli 2021, mengingat kondisi penularan Covid-19 di Indonesia yang belum melandai. Begitu pun Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) mengkritik kebijakan tersebut. Mereka menemukan pembelajaran tatap muka justru memperparah kondisi penyebaran virus Covid-19.

Mendikbudristek mengatakan anak-anak rindu kembali ke sekolah. Inilah alasan untuk mendukung anak-anak kembali tatap muka dan mengapa pihaknya mendorong guru-guru diprioritaskan untuk divaksinasi. Maka, aturan barunya adalah ketika guru-guru sudah divaksinasi, sekolah wajib memberikan opsi tatap muka..

Baca juga: Sekolah Tatap Muka Wajib, Target Vaksinasi Pendidik Rampung Juni

“Alhamdulillah, kita dapat dukungan Pak Presiden untuk prioritas vaksinasi guru. Jadi dari alokasi pejabat pemerintah, guru jadi yang terpenting agar kita bisa segera PTM. Targetnya, di Agustus di mana kita sudah masuk tahun ajaran yang baru, semua sekolah itu sudah menyediakan opsi tatap muka,” jelas Mendikbudristek.

Halaman:

Editor: Andika

Tags

Terkini

13 Tokoh Ini Berjasa di Balik Lahirnya Sumpah Pemuda

Minggu, 24 Oktober 2021 | 08:26 WIB

Vaksinasi dan Prokes Kunci Pulihnya Sektor Parekraf

Sabtu, 23 Oktober 2021 | 21:52 WIB
X