Berdampak Luas, Pemberian Label Teroris kepada KKB Papua Perlu Hati-Hati

- Selasa, 4 Mei 2021 | 15:00 WIB
Foto dokumentasi
Foto dokumentasi

JAKARTA, suaramerdeka.com - Label teroris kepada kelompok kriminal bersenjata (KKB) Papua, perlu kehati-hatian dengan harapan dapat ditinjau kembali. Sebab, latar belakang sejarah KKB yang berbeda.

"Selain itu, mengingat dampaknya terhadap masyarakat Papua secara luas, yang justru dapat merugikan kepentingan nasional di masa mendatang," kata tokoh Papua Laksamana Madya TNI (Purn) Freddy Numberi dalam jumpa pers di Media Center DPR RI, Senayan, Jakarta, Selasa (4/5).

Sejumlah tokoh Papua tersebut tergabung dalam Forum Senior Papua Bersama Elemen Generasi Milenial. Acara tersebut juga dihadiri sejumlah tokoh, antara lain Michael Menufandu, Yorrys Raweyai Nick Messet, Rini S. Modouw, Michael Yerisetouw, Steve L. Mara dan tokoh-tokoh Papua lainnya.

Baca Juga: Ingin Merdeka, Sebutan KKB Tak Tepat

Menurutnya, pemerintah seharusnya lebih fokus pada penyelesaian akar masalah yang ada di tanah Papua. Hal itu sesuai hasil riset Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia dan menyelesaikan sejumlah dugaan kasus korupsi di tanah Papua.

"Selain itu, menyelesaikan kasus-kasus pelanggaran HAM yang telah disepakati oleh pemerintah. Menyikapi akar masalah di tanah Papua, langkah penyelesaian konflik seperti di Aceh merupakan solusi damai yang sangat bijak," ujarnya.

Baca Juga: Kapolri Tegaskan Negara Tidak Boleh Kalah dengan KKB Papua

Namun, kata dia, tentunya dilakukan dengan tahapan-tahapan yang berbeda. Hal itu dikarenakan di Papua ada banyak faksi.

"Perlu evaluasi, apakah pendekatan kekerasan selama ini di tanah Papua berhasil atau gagal? Pemerintah perlu memberi solusi bagi ribuan warga yang saat ini mengungsi dari kampung-kampung mereka, karena adanya serangan dari KKB maupun operasi penegakan hukum oleh Polri dibantu pihak TNI," tandasnya.

Halaman:

Editor: Maya

Tags

Terkini

LRT Kecelakaan di Cibubur, Diduga Human Error

Senin, 25 Oktober 2021 | 20:52 WIB
X