Puan: Kemendikbud Harus Cari Penyebab Anak Putus Sekolah selama Masa Pandemi

Ant
- Minggu, 2 Mei 2021 | 13:34 WIB
Foto: Istimewa
Foto: Istimewa

JAKARTA, suaramerdeka.com - Peringatan Hari Pendidikan Nasional 2021 merupakan momentum tepat untuk memetakan persoalan angka anak putus sekolah selama pandemi COVID-19.

Hal itu disampaikan Ketua DPR RI Puan Maharani, di Jakarta, Minggu (2/5/2021). Menurut Puan, Kemendikbud Ristek harus mencari penyebab anak putus sekolah selama masa pandemi.

"Peringatan Hari Pendidikan Nasional 2021 yang mengambil tema Serentak Bergerak, Wujudkan Merdeka Belajar merupakan momentum tepat untuk memetakan persoalan dan menghadirkan solusinya," kata Puan.

Puan mengatakan, apakah penyebab anak putus sekolah karena terkendala pembelajaran jarak jauh (infrastruktur) atau anak berhenti sekolah karena persoalan ekonomi keluarga akibat pandemi.

Hal itu menurut dia, karena pandemi COVID-19 masih berlangsung dan pembelajaran jarak jauh masih mungkin diterapkan di sekolah-sekolah.

Puan menilai Kemendikbud Ristek juga perlu melakukan pembenahan insfrastruktur kegiatan belajar mengajar dan pemerataan infrastruktur pembelajaran jarak jauh adalah syarat mutlak yang harus dipenuhi pemerintah.

"Agar merata dan tidak terjadi kesenjangan infrastrukur PPJ atau online antar daerah dan wilayah," ujarnya.

Politikus PDI Perjuangan itu mengatakan untuk kesiapan dan pemerataan infrastruktur pembelajaran jarak jauh, Kemendikbud Ristek perlu menguji efektivitasnya, serta kualitas tenaga pendidik, peserta didik dan materi pembelajarannya.

Menurut Puan, hal itu harus dilakukan untuk mencegah semakin lebarnya kesenjangan pendidikan, terutama pada masa pembelajaran jarak jauh yang mensyaratkan infrastruktur digital, akses internet, serta perangkat pendukung lainnya.

"Perlu menguji efektivitas belajar online selama ini. Bila tidak ada tindakan maka kesenjangan pendidikan bisa semakin lebar," katanya.

Dia menilai langkah pembenahan tersebut perlu dilakukan karena pendidikan adalah hak, kebutuhan dasar, dan harus mampu mewujudkan "national and charachter building".

Halaman:

Editor: Rosikhan

Tags

Terkini

Jokowi Tidak Ingin Ada Konflik Agraria di Banyak Daerah

Kamis, 23 September 2021 | 13:20 WIB

Tol Semarang-Demak Gunakan Bambu sebagai Matras

Kamis, 23 September 2021 | 02:09 WIB

Purbalingga dan Jepara Hentikan PTM

Kamis, 23 September 2021 | 02:03 WIB

Hidupi 80 Nenek Sebatang Kara

Kamis, 23 September 2021 | 01:52 WIB

Uang Suap Dicatat Bantuan Sosial

Kamis, 23 September 2021 | 01:40 WIB
X