Indonesia Mendapat Bantuan Setengah Juta Vaksin Sinopharm dari UEA

- Minggu, 2 Mei 2021 | 08:30 WIB
(istimewa)
(istimewa)

JAKARTA, suaramerdeka.com - Indonesia mendapat bantuan setengah juta vaksin covid-19 Sinopharm dari Pemerintah Uni Emirat Arab (UEA). Mengutip dari INews, vaksin produksi Tiongkok itu datang dengan diangkut pesawat Garuda Indonesia GA-891 di Bandara International Soekarno-Hatta.

Sebelumnya, pemerintah Indonesia telah mendapat tawaran bantuan tersebut dari putra mahkota Persatuan Emirat Arab Sheikh Mohamed bin Zayed Al Nahyan ketika Menteri Luar Negeri dan Menteri BUMN berkunjung ke Abu Dhabi tahun 2020 yang lalu.

Setengah juta dosis vaksin yang baru tiba ini akan membantu mempercepat program vaksinasi yang telah dimulai sejak Januari 2021 di Indonesia Munculnya tren peningkatan secara eksponensial kasus penyebaran Covid-19 di beberapa negara serta munculnya varian-varian baru, maka sudah menjadi keharusan semua negara, termasuk Indonesia, untuk terus meningkatkan kewaspadaan.

Terkait vaksin Sinopharm, bahwa vaksin ini mulai dikembangkan pada awal tahun 2020 oleh China National Pharmaceutical Group (Sinopharm) yang merupakan perusahaan farmasi milik pemerintah China. Vaksin Covid-19 buatan Sinopharm ini diberi nama BBIBP-Corv.

Mengutip dari alodokter.com, bahwa hasil uji klinis tahap ketiga yang dijalankan oleh Sinopharm di China, vaksin BBIBP-Corv dikatakan memiliki nilai efikasi, yaitu efek perlindungan terhadap Covid-19, sebesar 79,34%. Jumlah ini sudah melampaui standar efikasi minimal yang ditetapkan oleh WHO, yaitu sebesar 50%.

Pengujian vaksin Sinopharm telah dilakukan di sejumlah negara selain China, antara lain Uni Emirat Arab, Maroko, Mesir, Bahrain, Jordan, Pakistan, dan Argentina. Sejauh ini, vaksin Sinopharm telah mendapatkan izin penggunaan darurat dari otoritas kesehatan di China.

 

Editor: Nugroho

Tags

Terkini

X