Buruh Minta Jokowi Hapus Pengaturan Ketenagakerjaan di UU Ciptaker

- Sabtu, 1 Mei 2021 | 19:45 WIB
(istimewa)
(istimewa)

JAKARTA, suaramerdeka.com - Buruh melalui Serikat Pekerja Buruh Indonesia minta kepada Presiden Jokowi untuk menghapus pengaturan tentang ketenagakerjaan di dalam Undang-undang (UU) Cipta Kerja (Ciptaker) Omnibus Law No 11 tahun 2021. Permintaan buruh itu disampaikan dalam sebuah petisi saat memperingati Hari Buruh Dunia atau May Day, Sabtu, 1 Mei 2021.

“Kami mengajukan petisi kepada Presiden RI untuk membatalkan Undang-undang Cipta Kerja atau sekurang-kurangnya menghapus semua pengaturan terkait ketenagakerjaan yang terdapat dalam UU Cipta Kerja dengan cara menerbitkan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (PERPPU),” kata Presiden Presiden KSPSI, Andi Gani Nena Wea, seperti yang dikutip dari Viva, Sabtu, 1 Mei 2021.

Ada sejumlah poin yang menjadi sorotan para buruh. Seperti pengaturan upah minimum. Dalam UU Cipta Kerja diatur UMK bersyarat, UMSK dihapus, dan dasar penetapan UMP dan UMK bersifat alternatif, yaitu inflasi atau pertumbuhan ekonomi.

“Pengaturan yang demikian menunjukkan tidak adanya perlindungan dari negara untuk mengupayakan kesejahteraan buruh,” ujarnya.

Untuk mencapai tujuan bernegara, kata dia, dalam pengaturan upah minimum seharusnya ditetapkan UMK tanpa syarat, UMSK tetap diberlakukan, dan dasar penetapan UMP dan UMK bersifat kumulatif.

“Yaitu inflasi dan pertumbuhan ekonomi, dimana setiap 5 tahun sekali dilakukan peninjauan ulang terhadap KHL,” jelasnya.

Sementara itu Presiden Konfederasi Pekerja Seluruh Indonesia (KPSI) Said Iqbal mengatakan, jika pihaknya sudah mengajukan gugatan uji materil ke Mahkamah Konstitusi terhadap UU no 11 tahun 2020 tentang Cipta Kerja Atau Omnibuslaw.

Hal tersebut disampaikan saat dirinya hadir dalam aksi unjuk rasa bersama kaum buruh dan Elemen Mahasiswa yang tergabung dalam Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEMSI) di Patung Kuda Arjuna Wiwaha Jakarta Sabtu 1 Mei 2021.

Dia juga menjelaskan ada 9 prioritas dari 69 pasal yang diuji materikan yang terdapat di klaster ketenagakerjaan.

Halaman:

Editor: Nugroho

Tags

Terkini

Sumpah Pemuda, Makna Angka 28 Menurut Feng Shui

Rabu, 27 Oktober 2021 | 20:03 WIB

Catat! Cuti Bersama Natal 2021 Resmi Dihapus

Rabu, 27 Oktober 2021 | 18:23 WIB
X