Arab Saudi Masih Tutup Akses Indonesia, MUI Minta Jangan Memaksakan Diri

- Jumat, 30 April 2021 | 10:36 WIB
Foto: istimewa
Foto: istimewa

JAKARTA, suaramerdeka.com - Pemerintah Arab Saudi akan membuka kembali penerbangan Internasional pada 17 Mei 2021 mendatang, setelah Negeri Minyak itu memberlakukan larangan masuk sejak 3 Februari 2021 untuk menekan penyebaran Covid-19.

Namun pembukaan kembali penerbangan internasional Mei mendatang mengecualikan 20 negara termasuk Indonesia. Dikutip dari Arabnews, 20 negara yang dilarang masuk berdasarkan data dari Kementerian Dalam Negeri Arab Saudi adalah Argentina, Uni Emirat Arab, Jerman, Amerika Serikat, Irlandia, Italia, Pakistan, Brasil, Portugal, Inggris, Turki, Afrika Selatan, Swedia, Swis, Prancis, Lebanon, Mesir, India, dan Indonesia.

Keputusan Saudi menjadi jawaban atas banyaknya permintaan dan pertanyaan masyarakat dunia tentang apakah larangan penerbangan menuju Saudi akan terus diberlakukan. Larangan ini juga berlaku bagi penumpang pesawat yang melewati negara yang dilarang tersebut dalam kurun waktu 14 hari sebelum mengajukan permohonan memasuki Arab Saudi.

Baca juga: Arab Saudi Tolak Vaksin Covid-19 RI, Ini Klarifikasi Kemenkes

Namun Kebijakan Arab Saudi tidak mengendurkan Pemerintah Indonesia untuk menyiapkan diri dalam menghadapi musim Haji 2021. Sekretaris Direktorat Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah (Ditjen PHU) Kemenag Ramadan Harisman berharap jamaah Indonesia bisa diberangkatkan pada musim haji tahun ini.

"Karenanya kami terus mempersiapkan berbagai skenario serta mitigasinya, termasuk alur pergerakan jamaah, jika ada pemberangkatan," kata Ramadan dalam Bahtsul Masail tentang Haji di Masa Pandemi, di Ciawi, Bogor.

Sementara itu MUI mengingatkan Pemerintah untuk mempertimbangkan  berbagai aspek dengan seksama sebelum memberangkatkan jamaah haji Indonesia di masa pandemi Covid-19 ini.  Salah satu aspek utama yang perlu menjadi pertimbangan utama adalah keselamatan jiwa jamaah dan risiko penularan Covid-19.

Baca juga: Masih 'Suspended Temporary', Jamaah Umrah RI Belum Bisa Masuk Arab Saudi

“Kalau seandainya pun Saudi membuka haji untuk Indonesia tetapi menurut pendekatan kesehatan potensi tinggi terhadap penularan dan mutasi virus lebih ganas misalnya, maka kita tidak boleh memaksakan penyelenggaraan haji. Biarkan regulasi istithaah yang diterapkan pemerintah dalam hal ini Kementerian Kesehatan dan Kementerian Agama,” kata Sekretaris Komisi Fatwa MUI Asrorun Ni’am saat membahas regulasi istithaah haji.

Halaman:

Editor: Andika

Tags

Terkini

X