Letusan Kawah Sileri Tak Semburkan Gas Beracun

Achmad Rifki
- Jumat, 30 April 2021 | 03:16 WIB
Kepala Pos Pengamatan Gunungapi Dieng Surip memberikan keterangan terkait erupsi freatik Kawah Sileri, di Desa Kepakisan Kecamatan Batur, Kabupaten Banjarnegara.
Kepala Pos Pengamatan Gunungapi Dieng Surip memberikan keterangan terkait erupsi freatik Kawah Sileri, di Desa Kepakisan Kecamatan Batur, Kabupaten Banjarnegara.

BANJARNEGARA, suaramerdeka.com – Kawah Sileri di Desa Kepakisan Kecamatan Batur, Kabupaten Banjarnegara mengalami erupsi pada Kamis (29/4) sekitar pukul 18.25. Letusan tersebut menyebabkan semburan material berupa lumpur dan batu, namun tidak mengeluarkan gas beracun.

Kepala Pos Pengamatan Gunungapi Dieng, Surip menyatakan, erupsi freatik terjadi sekitar pukul 18.25. Erupsi tersebut tidak diawali gempa, yang terekam di Pos Pengamatan Gunungapi Dieng hanya gempa saat terjadi letusan.

“Kejadian tersebut memuntahkan material lontaran 400 meter ke selatan berupa batu, 200 meter ke barat lotaran lumpur, dan ke arah timur lontaran batu dan luimur sejauh 300 meter,” katanya.

Dikatakan, usai terjadi erupsi pihaknya melakukan pengukuran gas di Kawah Sileri. Dari hasil pengukuran, tidak ada gas yang berbahaya. "Karena itu, pihaknya mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak perlu panik. Masyarakat diminta untuk mengikuti arahan dan informasi resmi  dari BPBD Banjarnegara,” jelasnya.

Menurutnya, erupsi Kawah Sileri tidak terkait dengan kawah-kawah lain di pegunungan Dieng. Karena itu, kawah lain masih aman untuk dikunjungi. Masyarakat juga diminta untuk tidak mendekati kawah Sileri radius 500 meter.

Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Banjarnegara Andri Sulistyo menambahkan, berdasarkan koordinasi dengan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), objek wisata di sekitar Kawah Sileri serta akses jalan Dieng-Batang via Bitingan sementara ditutup. Pembukaan kembali masih menunggu rekomendasi tertulis dari Badan Geologi Bandung.

“Saat kejadian, ada seorang pengendara sepeda motor dan mobil yang terkena lumpur. Tapi kami pastikan tidak ada korban jiwa,” katanya.

Ditambahkan, usai erupsi tidak ada letusan lagi. Pihaknya masih terus memantau perkembangan di Pos Pengamat Gunungapi Dieng. Pihaknya juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh sukarelawan  yang memberikan respons cepat setelah terjadi erupsi.

Editor: Achmad Rifki

Terkini

Kecelakaan Maut Balikpapan, Begini Kronologinya

Jumat, 21 Januari 2022 | 13:44 WIB

Jateng Borong Baznas Award 2022

Jumat, 21 Januari 2022 | 02:59 WIB

Berikut 184 Pemenang Baznas Award 2022

Jumat, 21 Januari 2022 | 02:55 WIB

RK-Khofifah Makin Mesra Bangun Simbiosis Jabar-Jatim

Kamis, 20 Januari 2022 | 14:59 WIB
X