Proyek Bendungan Bener Tetap Gunakan Material Perbukitan Wadas

Maya
- Selasa, 27 April 2021 | 13:27 WIB
suaramerdeka.com/dok
suaramerdeka.com/dok

SLEMAN, suaramerdeka.com - Meski ada penolakan dari sebagian warga Desa Wadas, proyek pembangunan Bendungan Bener Purworejo masih berlanjut. Bahannya juga tetap akan menggunakan material batu andesit yang ditambang dari perbukitan Wadas.

"Hasil rapat dengan pemerintah provinsi kemarin, material tetap diambil dari daerah Wadas. Pertimbangannya karena jumlah, dan spesifikasi teknis material di daerah tersebut yang memenuhi kriteria," terang Kepala Balai Besar Wilayah Sungai Serayu Opak (BBWSO) Dwi Purwantoro, Selasa (27/4).

Untuk menyokong pembangunan Bendungan Bener, diperhitungkan butuh sekitar 8,5 juta meter kubik material batu. Bahan baku andesit diambil dari perbukitan Wadas dengan proses penggalian selama 3-4 tahun. Setelah penambangan selesai nantinya akan dilakukan reklamasi. Teknisnya, Dwi menjelaskan, sebelum dilakukan penggalian, lapisan tanah subur sedalam 6 meter yang ada di bagian atas akan dipindahkan. Setelah proses penambangan rampung, top soil tersebut dikembalikan ke bekas tanah yang sudah digali.

Baca Juga: Ganjar Perlu Beri Penjelasan Pembangunan Bendungan Bener

Baca Juga: Ganti Rugi Proyek Bendungan Bener Masih Tahap Perhitungan

Baca Juga: Pembangunan Bendungan Bener Dipercepat Setahun

"Jadi kondisi tanahnya tetap sama. Informasi yang beredar bahwa material di Wadas akan dihabiskan, dan mengakibatkan kerusakan lingkungan secara permanen merupakan kabar bohong," tandasnya.

Sosialiasi ke warga terkait rencana pembangunan Bendungan Bener sudah dilaksanakan sejak tahun 2013. Namun dalam perjalanannya, sebagian masyarakat Desa Wadas menolak wilayahnya dijadikan lokasi tambang karena dikhawatirkan merusak alam.

Bahkan pada Jumat (23/4) lalu, warga sempat bentrok dengan aparat kepolisian ketika akan digelar sosialisasi. Pasca bentrokan, BBWSO memilih bersikap slowdown untuk sementara waktu. Meski begitu dipastikan proyek  ini tetap berjalan.

Halaman:

Editor: Maya

Terkini

Tagar Giring Trending di Twitter, Ini Penyebabnya

Kamis, 6 Januari 2022 | 22:28 WIB

Fokus di Kabinet, Airlangga Tak Akan Mundur

Sabtu, 1 Januari 2022 | 18:32 WIB
X