KSP: Perlu Ada Perubahan dan Pembenahan dalam Operasi Keamanan di Papua

- Selasa, 27 April 2021 | 07:30 WIB
(istimewa)
(istimewa)

JAKARTA, suaramerdeka.com - Kepala Staf Presiden (KSP) Moeldoko mengatakan, perlu adanya perubahan dan pembenahan dalam operasi keamanan di Papua. Menurutnya, kadang-kadang ada sesuatu yang simpel tetapi justru membuat rumit keadaan. Sehingga jangan terjebak pada situasi.

Hal itu disampaikan Moeldoko saat mengumpulkan kementerian/lembaga terkait mulai dari Kementerian Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Kemko Polhukam), Badan Intelijen Negara (BIN), TNI, Polri, Badan Nasional Penanggulangan Teroris (BNPT), hingga Bupati Kabupaten Intan Jaya untuk menghadiri rapat tersebut.

Mengutip dari Berita Satu, Moeldoko meminta berbagai masukan untuk mencari solusi terbaik penanganan KKB di Papua.

Apa yang disampaikan Moeldoko, mendapat dukungan dari Kabaintelkam Polri Irjen Paulus Waterpauw. Karena tatanan sinergitas di lapangan harus terpadu. Dengan begitu, upaya penumpasan dan penangkapan KKB bisa terus berlanjut.

Diungkapkannya, evaluasi juga sudah dilakukan Kementerian Koordinator bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Kemko Polhukam). Setelah gugurnya Kabinda Papua I Gusti Putu Danny Nugraha, Kemko Polhukam telah menggelar rakor khusus yang dipimpin Menko Polhukam Mahfud MD. Salah satu poin dalam rapat tersebut, Menko Polhukam menegaskan perlunya penguatan koordinasi dan meningkatkan intensitas operasi di Papua.

Sebelumnya Presiden Jokowi memerintahkan aparat mengejar dan menangkap seluruh anggota KKB agar tak ada lagi ruang bagi kelompok kriminal bersenjata di Indonesia.

"Saya juga telah memerintahkan kepada Panglima TNI dan Kapolri untuk terus mengejar dan menangkap seluruh anggota KKB," kata Presiden Jokowi, mengutip dari Liputan 6, Selasa, 27 April 2021.

Jokowi menegaskan tak ada toleransi bagi KKB di Indonesia.

 

Halaman:

Editor: Nugroho

Tags

Terkini

Pintu Nasdem Terbuka Lebar untuk Ridwan Kamil

Jumat, 3 Desember 2021 | 14:36 WIB

Menyikapi Penurunan Kualitas Demokrasi Selama Pandemi

Kamis, 2 Desember 2021 | 21:23 WIB
X