Stasiun Pulau Aie Jadi Akses Wisata di Padang

- Minggu, 25 April 2021 | 15:34 WIB
Foto: SM/Dok
Foto: SM/Dok

BANDUNG, suaramerdeka.com - Keberadaan Stasiun KA Pulau Aie yang strategis diharapkan bisa mendukung aktivitas wisata di Kota Padang. Pasalnya, dari stasiun tertua yang baru dibuka lagi itu jadi semacam pintuk masuk untuk menikmati ragam destinasi di ibukota Sumbar itu.

PT KAI setempat mencoba menjembatani potensi kunjungan itu dengan memperpanjang relasi Kereta Api Minangkabau Ekspres dari Stasiun Bandara Internasional Minangkabau langsung ke Pulau Aie yang letaknya berdekatan dengan area bersejarah, Kota Tua Padang sejak Februari lalu.

Trennya cukup menggembirakan. "Antusiasme masyarakat yang menggunakan Minangkabau Ekspres dari Pulau Aie cukup posotif. Jumlah penumpang mengalami peningkatan sejak dioperasikan rute baru," kata Jubir PT KAI Divre II Sumbar, Ujang Rusen Permana dalam keterangan yang diterima, Minggu (25/4).

Pada bulan Februari, operator plat merah itu mencatat adanya 1.563 penumpang yang berpergian. Pada bulan berikutnya, jumlah warga yang melakukan mobilitas meningkat menjadi 1.609 penumpang. Pihaknya berharap kecenderungan baik ini bisa berlanjut.

Dijelaskan, selain menikmati keindahan arsitektur bangunan lawas di Kota Tua, stasiun bersejarah itu pun bisa menjadi titik awal untuk mengakses berbagai tempat ikonik lainnya di Kota Padang di antaranya Jembatan Siti Nurbaya, Gunung Padang, Pantai Air Manis (Malin Kundang), dan Pantai Tepi Laut.

Suguhan itu seolah menegaskan magnet Sumbar yang merupakan daerah dengan potensi wisata yang lengkap mulai dari wisata pantai, gunung, kuliner, budaya, dan sejarah. Stasiun Pulau Aie sendiri merupakan salah satu stasiun bersejarah di Sumatra Barat. Stasiun ini diresmikan pada 1 Juli 1891.

"Pulau Aie kita jadikan pembuka akses ke beberapa kawasan wisata unggulan di Sumatra Barat, karena dari Kota Tua pun masyarakat bisa mengakses transportasi laut yang berjejer di Sungai Muaro untuk mengantarkan ke Pulau Mentawai," katanya.

Untuk mendukung program wisata tersebut, setiap harinya rute tersebut dilayani KA Minangkabau Ekspres hingga 12 perjalanan pulang pergi.Mengingat masih pandemi, protokol kesehatan dilakukan secara ketat termasuk kapasitas angkut KA yang dibatasi 70 persen.

"Total tempat duduk yang kita sediakan 1.680 seat dari normalnya adalah 2.400 kursi," jelasnya.

Halaman:

Editor: Rosikhan

Tags

Terkini

Pintu Nasdem Terbuka Lebar untuk Ridwan Kamil

Jumat, 3 Desember 2021 | 14:36 WIB

Menyikapi Penurunan Kualitas Demokrasi Selama Pandemi

Kamis, 2 Desember 2021 | 21:23 WIB
X