Alumni HMI Pro Jokowi-Ma'ruf Amin Dukung Reshuffle Kabinet, Ini Poin-poinnya

- Minggu, 25 April 2021 | 06:30 WIB
(istimewa)
(istimewa)

JAKARTA, suaramerdeka.com - Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) pro Jokowi-Ma'ruf Amin mendukung reshuffle kabinet yang akan dilakukan Presiden Jokowi dalam waktu dekat. Dukungan tersebut mereka wujudkan dengan menggelar rapat pengurus eksponen dan menghasilkan sejumlah poin.

Pertama, mendukung rencana reshuffle untuk konsolidasi dan mengefektifkan kinerja menteri dalam Kabinet Indonesia Maju periode 2019-2024.

"Mendukung Presiden Jokowi melakukan reshuffle dalam rangka mengkonsolidasi dan mengefektifkan menteri-menteri khususnya menghadapi dampak pandemi Covid-19 terutama di bidang kesehatan dan ekonomi," tulis mereka, seperti yang dikutip dari Viva, Minggu, 25 April 2021.

Menurut mereka, pandemi Covid-19 ini menyebabkan krisis kesehatan dan krisis ekonomi. Maka itu, pada poin kedua adalah diperlukan rasa persatuan dari seluruh elemen masyarakat untuk membantu pemerintah menghadapi pandemi ini.

Meski demikian, dari hasil rapat itu ada suara dukungan terhadap alumni HMI yaitu Viva Yoga Mauladi untuk masuk kabinet seiring isu reshuffle. Saat ini, Viva Yoga adalah Anggota DPR dan juga menjabat sebagai Wakil Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN).

Namun, barisan eksponen alumni HMI tetap mendukung kinerja beberapa alumni HMI yang saat ini berada di kabinet Indonesia Maju. Dukungan itu lantaran kinerja profesionalisme, integritas, dan memiliki kapasitas. Sejumlah nama dengan kinerja cukup baik disebut oleh mereka, seperti Mahfud MD, Airlangga Hartarto, Muhadjir Effendi, Zainudin Amali, Syahrul Yasin Limpo, Suharso Monoarfa, Sofyan Djalil dan Bahlil Lahadalia.

Sebelumnya Sekretaris Kabinet Pramono Anung memastikan Presiden Joko Widodo tidak melakukan kocok ulang atau reshuffle kabinet pada Rabu, 21 April 2021. Pernyataan itu menjawab spekulasi publik usai peleburan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) dengan Kementerian Riset dan Teknologi (Kemenristek).

Seperti yang dikutip dari CNN Indonesia, Pramono menyebut tak ada agenda reshuffle kabinet dalam daftar kegiatan Jokowi esok hari. Menurutnya, Jokowi telah dijadwalkan melakukan kunjungan kerja.

Menteri Sekretariat Negara Pratikno juga menyampaikan hal serupa. Dia memastikan tak ada jadwal reshuffle kabinet pada esok hari.

Halaman:

Editor: Nugroho

Tags

Terkini

Gus Yahya: Jangan Sampai Peradaban Runtuh

Selasa, 7 Februari 2023 | 14:02 WIB

Ini 4 Quotes Para Tokoh Terkait Peringatan 1 Abad NU

Selasa, 7 Februari 2023 | 12:42 WIB
X