Pandemi Kian Perkuat Transformasi Dakwah GP Ansor

Red
- Minggu, 25 April 2021 | 05:19 WIB
Foto: suaramerdeka.com / dok
Foto: suaramerdeka.com / dok

JAKARTA, suaramerdeka.com – Gerakan Pemuda (GP) Ansor menegaskan tak berdiam diri kendati  pandemi Covid-19 belum kunjung henti hingga kini. Di tengah situasi yang penuh kontraksi, Ansor terus terlibat aktif dalam upaya bersama pengendalian Covid-19 di Indonesia. Selain itu, pandemi yang melanda 14 bulan terakhir justru semakin menguatkan transformasi model dakwah GP Ansor.

Demikian ditegaskan Ketua Umum Pimpinan Pusat GP Ansor Yaqut Cholil Qoumas di sela Puncak Hari Lahir (Harlah) ke-87 GP Ansor di Jakarta, Sabtu (24/4/2021) malam. Hadir dalam kesempatan ini, Sekretaris Jenderal Abdul Rochman, Wakil Ketua Umum Mohammad Haerul Amri, dan jajaran pengurus harian dan Satkornas Banser.

Dalam kegiatan Harlah yang dibarengkan dengan Peringatan Nuzulul Qur’an tersebut, Yaqut mengatakan, para kader Ansor cepat tanggap dan mudah beradaptasi meski dalam situasi pandemi. Namun karena kondisinya masih belum normal, maka upaya dakwah pun menuntut adanya perubahan-perubahan strategi.

Baca juga: Ansor Ajak Kedepankan Silaturahmi bagi Pengepung Rumah Mahfud MD

“Hal ini justru dimanfaatkan para kader Ansor untuk mempercepat transformasi model dakwah yang berbasis teknologi, termasuk menggunakan berbagai platform media sosial,” ujar Gus Yaqut, sapaan akrabnya.

Di antara terobosan model dakwah yang terakhir diusung Ansor adalah dengan menggunakan siaran podcast. Bahkan dalam rangkaian Harlah ke-87 ini, Pimpinan Pusat GP Ansor menggelar siaran live podcast selama 87 jam yang dimulai sejak Minggu (18/4/2021) hingga Sabtu (24/4/2021). Siaran yang disebar antara lain lewat YouTube, Facebook,  Instagram, dan Twitter itu menghadirkan berbagai narasumber serta kader Ansor dari berbagai daerah.

“Model dakwah ini sangat strategis karena pesan yang disampaikan bisa tuntas dan juga bisa tersebar luas ke penjuru nusantara bahkan dunia dalam waktu cepat,” ujar Gus Yaqut.

Menurut pria yang juga Menteri Agama ini, pemanfaatan teknologi tesebut sejatinya bagian dari penguatan model dakwah yang telah lama disiapkan oleh Ansor. Namun pandemi Covid-19 yang tiba-tiba melanda membuat percepatan transformasi itu menuntut untuk segera direalisasikan. Penguatan strategi dakwah inilah yang juga menjadi latar belakang Ansor mengusung tema Harlah tahun ini, yakni Transformasi Media Juang, Pagar Baja Gerakan Kita.

Gus Yaqut menyatakan, kader-kader Ansor juga tak henti melakukan perjuangan dakwah dan kegiatan secara langsung di lapangan. Beberapa kegiatan yang dilakukan saat pandemi ini antara lain bantuan jutaan masker, pendistribusian alat pelindung diri (APD) bagi tenaga medis, pembagian jutaan masker, hingga sembako.

Halaman:

Editor: Andika

Tags

Terkini

Murni Korsleting, Kebakaran Muncul dari Jam Digital

Selasa, 21 September 2021 | 10:24 WIB

Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia Dibentuk

Selasa, 21 September 2021 | 01:06 WIB

Bank Dunia Puji Vaksinasi Indonesia

Selasa, 21 September 2021 | 00:47 WIB

Apakah Uang bukan Sumber Kebahagiaan? Ini Alasannya

Senin, 20 September 2021 | 23:21 WIB

PKL Malioboro Terima Bansos Sembako

Senin, 20 September 2021 | 20:43 WIB

Ecofarming Tekan Biaya Produksi Hingga 70 Persen

Senin, 20 September 2021 | 16:40 WIB
X