Antisipasi Ledakan, TWC Borobudur Minta Kuota 10.000 Pengunjung

- Kamis, 22 April 2021 | 12:00 WIB
istimewa
istimewa

JAKARTA, suaramerdeka.com – Pengelola Taman Wisata Candi Borobudur mengajukan tambahan kuota pengunjung dari 4.000 menjadi 10.000 untuk mengantisipasi ledakan pengunjung pada musim libur panjang hari raya Idul Fitri dan musim Lebaran, tahun ini.

Kepada Satgas Covid-19 tingkat provinsi dan kabupaten, TWC berdalih libur Idul Fitri 2021 masih beberapa pekan lagi. Pengajuan tambahan kuota pengunjung juga mempertimbangkan Candi Borobudur merupakan salah satu destinasi wisata budaya dan sejarah yang telah dikenal dunia sehingga menjadi tujuan wisata favorit bagi wisatawan lokal maupun mancanegara.

 "Kami sudah mengajukan tambahan kuota pengunjung ke Satgas Covid-19 tingkat provinsi maupun kabupaten," kata General Manager Taman Wisata Candi Borobudur I Gusti Putu Ngurah Sedana. Saat ini Taman Wisata Candi Borobudur memiliki kuota pengunjung 4.000 orang per hari. Pihak pengelola meminta tambahan kuota pengunjung menjadi 10.000 orang per hari untuk mengantisipasi lonjakan wisatawan pada libur Lebaran 2021.

Menurutnya, lonjakan pengunjung perlu diantisipasi agar tidak terjadi kerumunan. Jangan sampai dengan kuota 4.000 orang per hari nantinya masih kurang lantaran antusias masyarakat untuk berkunjung ke Candi Borobudur yang merupakan candi Buddha terbesar di dunia.

Sedana memperkirakan pengunjung akan membeludak. "Kami perkirakan pengunjung akan membeludak nantinya, karena sebelum pandemi waktu hari libur itu sekitar 15.000 sampai 20.000 orang per hari. Jadi, jumlah pengunjung itu hanya 50 persen dari masa ramai sebelum pandemi biar bisa disesuaikan, karena 10.000 orang itu juga dari hitungan luasan zona II," katanya.

Oleh karena itu, pihak Taman Wisata Candi Borobudur mengusulkan kuota pengunjung untuk dinaikkan menjadi 10.000 per hari menjelang Lebaran. Para pengunjung akan datang ke Candi Borobudur karena kangen sudah satu tahun tidak melihat candi. Pihaknya berharap pengajuan itu disetujui pada awal Mei mendatang. Selain itu, Sedana menyebutkan pihaknya telah memprediksi akan terjadi lonjakan pengunjung bahkan sebelum tanggal ditetapkannya larangan mudik oleh Pemerintah.

Dia mengakui kuota 4.000 pengunjung saat ini belum sepenuhnya tercapai. Pada saat libur nasional bertepatan libur panjang akhir pekan pengunjung bisa tembus di angka 4.000, namun pada hari-hari biasa ada peningkatan menjadi 1.500 orang. Sementara pada Sabtu dan Minggu pengunjung di atas 2.000 orang.

"Menghadapi libur Lebaran tahun ini persiapan kami seperti sebelum pandemi. Kami siapkan sarana prasarana untuk yang dilalui pengunjung karena ini di masa pandemi jadi kami tekankan protokol kesehatan betul-betul ketat sekali," katanya.

Editor: Andika

Tags

Terkini

Sejarah Kata Santri, Begini Pendapat Cak Nur

Sabtu, 23 Oktober 2021 | 08:18 WIB

Kemenpora Lunasi Tunggakan LADI ke Laboratorium Qatar

Jumat, 22 Oktober 2021 | 21:02 WIB

Anak di Bawah 12 Tahun Kembali Diperbolehkan Naik KA

Jumat, 22 Oktober 2021 | 20:33 WIB
X