Insentif Nakes 2021 dan Tunggakan 2020 Telah Dibayarkan

- Minggu, 18 April 2021 | 09:00 WIB
(istimewa)
(istimewa)

JAKARTA, suaramerdeka.com - Insentif tenaga kesehatan (nakes) 2021 dan tunggakan insentif nakes 2020 telah dibayarkan oleh Kemenkes. Hal itu disampaikan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin (BGS).

Insentif 2021 diperuntukkan bagi 4.686 nakes, sedangkan tunggakan insentif 2020 diperuntukkan bagi 4.603 nakes. Pembayaran dilakukan melalui fasilitas kesehatan (faskes).

Sementara untuk insentif nakes 2021 total mencapai Rp 31,7 miliar, sedangkan tunggakan insentif 2020 mencapai 26 miliar.

Insentif Nakes 2021 ini kemudian disalurkan ke 10 faskes dari 19 faskes yang diajukan. Sedangkan untuk tunggakan insentif 2020 dibayarkan ke 10 faskes dari 81 faskes yang diajukan.

Menkes Budi Gunadi Sadikin memastikan, insentif yang akan dibayarkan akan terus bertambah setiap harinya. "Seluruh Kemenkes saya minta kerja keras,” kata Budi, seperti yang dikutip dari Okezone, Minggu, 18 April 2021.

Sebelumnya, Plt Kepala Badan PPSDM Kesehatan dokter Kirana Pritasari, MQIH mengatakan, dalam pemberian insentif tenaga kesehatan tahun 2020 masih ada tunggakan yang belum diselesaikan. Pihaknya akan akan berusaha untuk bisa menjalankan kewajiban tersebut dengan baik.

“Sedangkan untuk 2021 dengan terbitnya peraturan Kementerian Kesehatan ini maka kami di PPSDM akan berusaha untuk segera mempercepat proses pembayaran,” katanya pada sosialiasi KMK nomor HK.01.07/MENKES/4239/2021 secara virtual, Rabu, 31 Maret 2021.

Ada beberapa pembaruan aturan dalam KMK tersebut, yakni insentif ini akan dikirim langsung ke rekening tenaga kesehatan. Prosesnya bagaimana rekening tenaga kesehatan ini harus diinformasikan kepada badan PPSDM agar bisa dibayarkan langsung.

Upaya ini dinilai akan menghindari beberapa hal yang dikhawatirkan terjadi, antara lain yang pertama adalah mengenai adanya sorotan kemungkinan terjadinya pungutan atau pemotongan. Kemudian bisa dimonitor apabila terjadi keterlambatan karena akan bisa diketahui langsung penyebab keterlambatan tersebut.

Halaman:

Editor: Nugroho

Tags

Terkini

Safar: Program JKN KIS, Jaminan Kesehatan yang Mumpuni

Selasa, 7 Desember 2021 | 14:07 WIB
X