Prospek Kerja Bagus, Alasan Memilih Pendidikan Vokasi

- Kamis, 15 April 2021 | 11:24 WIB
Foto: istimewa
Foto: istimewa

JAKARTA, suaramerdeka.com – Saat ini,  Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dan pendidikan tinggi vokasi menjadi pilihan masyarakat untuk melanjutkan pendidikan. Minat masyarakat terhadap pendidikan vokasi cukup tinggi lantaran prospek kerja dinilai bagus.

Hasil survei menunjukkan 82,05 persen responden tertarik melanjutkan pendidikan ke SMK dan 78,6 persen responden tertarik melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi vokasi. Faktor ketertarikan terbesar terhadap SMK dipengaruhi oleh prospek kerja yang dinilai bagus (57,8 persen) dan pilihan jurusan yang banyak (51,95 persen).

Sementara itu, faktor ketertarikan terbesar terhadap pendidikan tinggi vokasi dipengaruhi oleh prospek kerja yang bagus (68,7 persen), studi yang singkat (46,1 persen), dan dinilai dapat langsung bekerja setelah lulus (41,7 persen).

Baca juga: Kemitraan IA CEPA, Jalan Peningkatan Akses Pendidikan Tinggi di Indonesia

Direktur Jenderal Pendidikan Vokasi Wikan Sakarinto mengatakan data tersebut terungkap dari riset “Survei Ketertarikan Masyarakat terhadap Pendidikan Vokasi” yang diselenggarakan Kemendikbud bekerja sama dengan MarkPlus Inc. Wikan Sakarinto mengatakan hasil survei terkait animo masyarakat terhadap pendidikan vokasi merupakan fenomena yang menyenangkan.

“Tetapi, ini harus dituntaskan terus dengan program link and match. Artinya, ini harapan kita untuk mendapatkan peserta didik pendidikan vokasi yang lebih passionate dari sebelumnya,” kata Wikan dalam Webinar di Jakarta.

Hasil survei itu menjadi motivasi Kemendikbud, khususnya Ditjen Pendidikan Vokasi, termasuk kepala sekolah, guru, pengawas, dan seluruh pemangku kepentingan, untuk terus memajukan pendidikan vokasi di Indonesia. Dalam webinar tersebut, hadir Founder & Chairman MarkPlus, Inc, Hermawan Kartajaya. Dari hasil survei diperlukan peningkatan awareness terhadap pendidikan tinggi vokasi untuk dapat meningkatkan ketertarikan masyarakat.

Baca juga: Konsep Baru PTM di Sekolah Perlu Diperbanyak dengan Pendidikan Karakter

 “Setelah awareness dari pendidikan vokasi meningkat, bisa dilanjutkan untuk melakukan komunikasi terhadap kualitas dari SMK dan pendidikan tinggi vokasi, dan akhirnya melakukan pendekatan entrepreneurial marketing untuk pendidikan vokasi, khususnya kepada siswa SMK dan mahasiswa D3,” kata Hermawan.

Halaman:

Editor: Andika

Tags

Terkini

X