Pemilu IA ITB Digelar Pekan ini, Diikuti 22 Ribu Pemilih

- Kamis, 15 April 2021 | 05:11 WIB
Foto: suaramerdeka.com / dok
Foto: suaramerdeka.com / dok

BANDUNG, suaramerdeka.com - Pengurus Pusat Ikatan Alumni Institut Teknologi Bandung (PPIA ITB) memastikan menggelar Kongres Nasional X di Balai Pertemuan Ilmiah ITB Bandung pada 16-17 April mendatang. Agenda utama berupa pemilihan Ketua Umum IA ITB periode 2021-2026 bakal diikuti delapan kandidat.

Menurut Ketua Kongres IA-ITB 2021, Agustin Peranginangin, jadwal pelaksanaan kongres mundur beberapa pekan dari jadwal semula pada 26-27 Maret. Pengunduran jadwal dilakukan sehubungan dengan penyempurnaan sistem pendaftaran DPT dalam rangka meningkatkan kenyamanan bagi pengguna sehingga semua pemilik suara dipastikan dapat mengikuti pemilihan

Langkah itu pun telah diketahui dan disepakati semua pihak terkait seperti komite pengarah, komite pelaksana, dewan pengawas, pengurus daerah, PPIA ITB, termasuk kedelapan calon ketua umum. "Semua pihak sepakat menyukseskan pelaksanaan kongres. Bahkan pengda, prodi, komisariat sudah menyampaikan dukungan secara tertulis," katanya dalam keterangan yang diterima Rabu (14/4).

Dia pun menyebutkan bahwa Rektor ITB telah merestui gelaran tersebut sehingga mengizinkan penggunaan Balai Pertemuan Ilmiah ITB menjadi lokasi kongres. Mengingat saat ini masih terjadi pandemi Covid-19, Agustin Peranginangin memastikan pelaksanaan gelaran tersebut akan memerhatikan protokol kesehatan.

Kegiatan sendiri akan digelar secara hybrid sehingga sebagian besar peserta akan mengikuti dalam jaringan (online) melalui kanal youtube IA ITB. "Yang hadir langsung hanya sebagian, yaitu perwakilan pengurus pusat, dewan pengawas, pimpinan kongres, dan calon ketua umum," katanya.

Ketua Pemilu IA ITB, Mohamad Jeffry Giranza, menambahkan, hingga saat ini tercatat 22.732 alumni yang sudah masuk DPT. Dari jumlah tersebut, 19.021 alumni sudah teraktivasi dan sisanya masih berproses. Semua proses pendaftaran DPT dilakukan secara online. Nantinya, pemilik suara pun akan memilih calon ketua umum dengan metode i-voting yang berbasis internet.

"Semua proses dilakukan secara online, pemilihan ketua umum juga menggunakan sistem i-voting. Semoga ini menjadi contoh bagi pelaksanaan kongres lainnya," kata dia.

Jefry juga memastikan pihaknya sudah memproses aspek legal IA ITB dengan melapor ke Kementerian Hukum dan HAM pada Selasa (13/4) lalu. "Kemenkumham memahami kondisi dan akan memberikan panduan untuk memperbaharui aspek legal IA ITB hingga selesainya Kongres X dan Pemilu yang sekarang," katanya.

Dengan demikian, pihaknya tidak membenarkan adanya kegiatan lain yang mengatasnamakan IA ITB karena dilaksanakan secara tidak sah, termasuk kongres luar biasa di Hotel Savoy Homan, Bandung pada 10-11 April lalu. "Itu tidak memiliki konsekuensi hukum apa pun terhadap kepengurusan IA ITB, karena tidak sesuai dengan AD/ART IA ITB dan tidak melibatkan stakeholder di lingkungan IA ITB," katanya.

Selama proses kongres, panitia pelaksana menyediakan  kanal informasi Pemilu IA-ITB yang bisa diakses melalui sosial media seperti melalui instagram dan twitter di @pemiluiaitb2021

Halaman:

Editor: Andika

Tags

Terkini

X