Cegah Banjir, Pemprov Babel Bangun Kolam Retensi

- Sabtu, 10 April 2021 | 19:30 WIB
(istimewa)
(istimewa)

BANGKA BELITUNG, suaramerdeka.com - Guna mencegah banjir dan meminimalisasi bencana banjir, pemerintah provinsi (pemprov) Bangka Belitung (Babel) membangun kolam retensi di Sungai Kota Muntok Kabupaten Bangka Belitung.

Hal itu disampaikan Gubernur Kepulauan Babel, Erzaldi Rosman Djohan.

Seperti yang dikutip dari Viva, Gubernur Erzaldi mengatakan, bahwa pembangunan kolam retensi di sungai Kota Muntok merupakan kolaborasi Pemprov Kepulauan Babel dengan Pemkab Bangka Barat dalam mengurangi potensi dan risiko bencana alam selama musim hujan dan pasang air laut.

Selain itu, kolam retennsi ini juga akan dikembangkan sebagai objek wisata air, guna meningkatkan kunjungan wisatawan dan perekonomian masyarakat pascapendemi di Bangka Barat.

“Pembangunan ini merupakan tahap lanjutan dari bendungan/cek dam di atas, yang turun ke bawah menuju dan ditampung di kolam retensi. Kolam ini mampu menahan debit air untuk nantinya dibuang ke laut sehingga mengurangi potensi banjir,” kata Erzaldi.

Menurut dia, pembangunan taman di sekeliling kolam memiliki fungsi hijau agar nantinya bisa menjadi destinasi bagi masyarakat untuk menikmati keindahan.

Pembangunan untuk keindahan ini merupakan kebijakan yang membuat Muntok heritage menjadi lebih baik dan menarik bagi masyarakat.

“Kolam retensi ini akan kita jadikan salah satu tempat wisata air masyarakat di tengah Muntok, yang akan dibangun senyaman mungkin,” tambahnya, seperti yang dikutip dari klikbabel.com, Sabtu, 10 April 2021.

Lebih jauh, pada tahun depan juga akan dilakukan normalisasi sungai ke arah laut dengan aliran air yang lebih luas. Agar normalisasi sungai dapat terwujud, maka Pemerintah Kabupaten Bangka Barat diharapkan dapat segera menyiapkan budget dan penaksiran nilai untuk pembebasan lahan.

Halaman:

Editor: Nugroho

Tags

Terkini

Immune Booster Disalurkan ke Korban Banjir Lebak

Minggu, 19 September 2021 | 11:16 WIB

Membiasakan Hidup Bersama Covid-19

Minggu, 19 September 2021 | 00:34 WIB

Pandemi dan Keseimbangan Hidup

Minggu, 19 September 2021 | 00:21 WIB
X