Selaraskan BKD dengan Kebijakan Merdeka Belajar Kampus Merdeka

- Jumat, 9 April 2021 | 19:31 WIB
foto: suaramerdeka/dok
foto: suaramerdeka/dok

AMBON, suaramerdeka.com - Direktur Sumber Daya Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (Ditjen Dikti) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), M. Sofwan Effendi menjelaskan ada dua materi terkait dari Sosialisasi Sertifikasi Pendidik untuk Dosen dan Beban Kerja Dosen (BKD) Tahun 2021 untuk Wilayah Indonesia Timur di Universitas Pattimura, Kamis (8/4).

"Pertama, BKD dan sertifikasi pendidik untuk dosen yang baru yaitu menyelaraskan BKD dengan kebijakan Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM). Selanjutnya di dalam tata kelolanya BKD dikemas dalam sistem sumber daya terintegrasi, beberapa kegiatan administrasi diotomatisasikan melalui sistem ini, sehingga aktivitas BKD akan fokus kepada tridarma perguruan tinggi," jelasnya.

Kedua, lanjut Sofwan, sertifikasi dosen yang tadinya melalui lima tahap sekarang hanya dikemas menjadi tiga tahap. Tahap satu penyusunan portofolio lalu penetapan calon sebagai DES, tahap dua penilaian  persepsional dan pengajuan eksternal, serta tahap terakhir penilaian oleh tim assessor, penentuan kelulusan dan pemberian sertifikat.

Rektor Universitas Pattimura, Marthinus Johanes Saptenno menambahkan bahwa sosialisasi sertifikasi pendidik untuk dosen maupun Beban Kerja Dosen ini merupakan hal yang sangat penting dan perlu dipahami oleh semua dosen untuk melahirkan dosen yang berkualitas.

"Sosialisasi sertifikasi pendidik untuk dosen maupun BKD diharapkan dapat memberikan manfaat bagi semua dosen terutama bagi dosen-dosen muda yang belum mendapatkan sertifikat, sebagai proses untuk perguruan tinggi maju ke arah yang lebih baik serta bermanfaat bagi bangsa dan negara," tambahnya.

Editor: Achmad Rifki

Tags

Terkini

Peringati HSN, Ini Bunyi Ikrar Santri Indonesia

Selasa, 19 Oktober 2021 | 15:16 WIB

Simak Filosofi Tema dan Logo Hari Santri Nasional 2021

Selasa, 19 Oktober 2021 | 14:28 WIB
X