Tiga Jalur Masuk Jateng Disekat

Red
- Jumat, 9 April 2021 | 00:50 WIB
SM/tni.mil.id - PERIKSA PEMUDIK : Aparat gabungan terdiri atas TNI-Polri, Dishub, Dinkes, Satpol PP, dan BPBD memeriksa kendaraan pribadi dan umum para pemudik yang lewat di pintu tol Brebes Timur, Brebes, beberapa waktu lalu. (39)
SM/tni.mil.id - PERIKSA PEMUDIK : Aparat gabungan terdiri atas TNI-Polri, Dishub, Dinkes, Satpol PP, dan BPBD memeriksa kendaraan pribadi dan umum para pemudik yang lewat di pintu tol Brebes Timur, Brebes, beberapa waktu lalu. (39)

BREBES - Jajaran Polres Brebes menyiapkan penyekatan di tiga titik jalur masuk ke Provisi Jawa Tengah yang melewati wilayah Brebes. Bagi pemudik yang nekat pulang kampung, kendaraannya akan langsung diminta putar balik.

Hal itu menyusul adanya kebijakan larangan mudik yang diterapkan pemerintah pada musim Lebaran 2021 ini. Kapolres Brebes melalui Kasat Lantas Polres Brebes, AKP Puteri Noer Cholifah mengatakan, wilayahnya memang menjadi pintu masuk utama ke Jateng, bagi para pemudik dari Jakarta dan sejumlah wilayah di Jawa Barat. Untuk itu, jajarannya telah menyiapkan tiga titik penyekatan bagi kendaraan pemudik, baik itu bus, travel, mobil pribadi atau sepeda motor.

Tiga titik tersebut berada di jalur pantura, ruas tol dan jalur tengah. ”Ada tiga titik penyekatan yang kami siapkan. Untuk jalur pantura berada di Kecipir, Kecamatan Losari. Kemudian, tol berada di pintu exit tol Pejagan dan di jalur tengah ada di Bojongsari, Kecamatan Losari,” ungkapnya. Menurutnya, di setiap titik penyekatan itu, saat ini tengah disiapkan posko. Nantinya titik penyekatan di jaga petugas 24 jam penuh. Bagi kendaraan pemudik yang tetap nekat, nantinya akan dipaksa putar balik ke daerah asal oleh petugas.

”Kami jaga 24 jam penuh di titik penyekatan kendaran pemudik ini. Kalau nekat, kami akan putar balik ke daerah asal,” tandasnya. Penyekatan tersebut akan dimulai pada 6 Mei mendatang. Jalur tengah Bojongsari menjadi salah satu titik penyekatan karena menjadi jalur tikus bagi kendaraan pemudik yang akan masuk Jateng.

Untuk menghindari pemeriksaan di pantura dan tol, biasanya pemudik akan melalui jalur Bojongsari yang menghubungkan langsung dengan Ciledug, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat. ”Khusus untuk travel, hasil koordinasi dengan Dinas Perhubungan ketika nekat membawa pemudik akan kami beri sanksi tegas. Kalau travel resmi, izinnya akan kami cabut. Bagi travel gelap, kendaraannya akan kami tahan hingga arus mudik dan balik Lebaran selesai,” terangnya. Dia menambahkan, baik personel dan sarana prasarana terkait penyekatan kendaraan pemudik itu kini sudah siap.

Selain anggota Polres Brebes, personel akan dibantu dari BKO Polda Jateng, TNI, Dinas Perhubungan dan PPTR selaku pengelola Tol Pejagan-Pemalang. Sedangkan untuk sarana prasarana, posko saat ini sedang dipersiapkan untuk dibangun. ”Selain mendirikan posko di tiga titik penyekatan, kami juga akan mendirikan posko di beberapa titik lainnya di sepanjang jalur pantura. Seperti di Brebes Timur, Alun-alun Brebes dan Klampok. Kami minta masyarakat bisa mematuhi seruan larangan mudik dari pemerintah ini,” pungkasnya.

Kelonggaran Mudik

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menegaskan belum ada kelonggaran tentang mudik. Pemerintah tetap pada kebijakan sebelumnya yaitu melarang mudik. ”Sejauh ini belum ada kelonggaran mudik. Kalau ada kelonggaran mudik, pulangnya rombongan nanti njepat lagi (angka positif Covid-19). Divaksin itu, bukan berarti mereka sepenuhnya aman. Tetap ada risiko tidak aman,” kata Ganjar, Kamis (8/4). Kalau mudik itu, menurutnya, problemnya banyak. Terjadi saat bersamaan dalam jumlah besar.

”Tidak terbayangkan kalau lima juta orang mudik bareng, itu nanti njepat lagi grafiknya, berbahaya. Kami sarankan, mudiknya ditahan dulu. Kalau keperluan penting, pemerintah bisa memberikan toleransi,” katanya. Sebelumnya, Pemprov mengundang seluruh jajaran Forkompimda dan Bupati/- Wali Kota untuk rapat bersama persiapan bulan puasa.

Halaman:

Editor: Imron Rosadi

Tags

Terkini

Baru Sebulan Diresmikan, Jembatan di Karawang Ambles

Sabtu, 29 Januari 2022 | 12:41 WIB

Gita Amperiawan Jadi Dirut DI yang Gres

Jumat, 28 Januari 2022 | 00:13 WIB
X