Gencarkan Sosialisasi Evakuasi Akibat Siklon Tropis

- Rabu, 7 April 2021 | 13:15 WIB
Foto dokumentasi
Foto dokumentasi

Efek Coriolis menyebabkan angin mengalami pembelokan pergerakannya. Makin besar lintangnya, makin besar pembelokan angin yang terjadi, sehingga di daerah ekuator atau lintang nol efek tersebut tidak ada.

Pertumbuhan siklon dimulai dari gangguan tropis, depresi tropis, badai tropis, dan kemudian menjadi siklon tropis. Pada saat pertumbuhan mencapai badai tropis itulah siklon mulai dinamai.

''Pada kondisi siklon tropis kecepatan angin mencapai 64 knot atau 74 meter per jam, dampak yang ditimbulkan berupa hujan yang lebat, angin kencang, serta gelombang laut yang besar atau storm surge.

Beberapa penelitian menyebutkan wilayah terdampak sampai 50/km dari pusat siklon,'' jelasnya.

Ia menilai peluang terbentuk siklon di Indonesia sebenarnya cukup kecil, karena suhu permukaan laut cukup rendah dan efek coriolis pun relatif kecil. Meski demikian dalam beberapa tahun terakhir siklon semakin sering terbentuk, terutama pada periode transisi dari musim penghujan ke musim kemarau atau musim kemarau ke musim penghujan. Hal ini ditengarai terjadi akibat perubahan iklim yang meningkatkan suhu permukaan laut.

Halaman:

Editor: Maya

Tags

Terkini

7 Fakta Meninggalnya Ameer Azzikra, Adik Alvin Faiz

Senin, 29 November 2021 | 18:55 WIB
X