50 Persen Siswa Tak Miliki Ponsel untuk Pembelajaran Daring

- Rabu, 7 April 2021 | 12:48 WIB
Para penggagas bantuan pembangunan sekolah dan 1.000 siswa dalam webinar.(suaramerdekacom/Agung PW)
Para penggagas bantuan pembangunan sekolah dan 1.000 siswa dalam webinar.(suaramerdekacom/Agung PW)

YOGYAKARTA, suaramerdeka.com - Data Pokok Pendidikan (Dapodik) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia menyebutkan jumlah data nomor ponsel yang sudah terdaftar per September 2020 sebanyak 21,7 juta nomor dari 44 juta siswa. Hampir 50 persen siswa-siswi tidak memiliki ponsel untuk belajar daring. Hal ini tentu membuat proses dan kualitas pembelajaran tidak maksimal.

Hal itu terungkap dalam webinar sekaligus pemberian bantuan bertajuk ''Rumah Belajar Generasi Maju dan Kelas Generasi Maju'', kemarin. Kedua program merupakan upaya kolaborasi bersama antara pemerintah dan industri untuk memberikan dukungan akses pendidikan dan perbaikan fasilitas belajar agar anak-anak Indonesia tumbuh menjadi generasi maju.

CEO Ruang Guru, Adamas Belva Syah Bevara dalam kegiatan itu mengatakan peningkatan kualitas pendidikan yang merata dapat mendorong pembangunan nasional secara menyeluruh. Karena itu, sebagai startup pendidikan, ia menyambut baik kerja sama dengan SGM Eksplor dan Alfamart untuk menghadirkan program Kelas Generasi Maju.

Baca Juga: SMA 3 Bantu Puluhan Siswa Beli Kuota dan Pinjaman Tablet

''Kami berharap kerja sama berbagai pihak dapat mengoptimalkan sistem belajar di rumah anak Indoesia, terutama selama masa pandemi  agar bisa berjalan dengan lebih maksimal dan mendukung mereka untuk dapat terus mengembangkan potensi prestasinya,'' tandas Belva.

Prioritas Pemerintah

Widyaprada Ahli Utama, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Dr Hurip Danu Ismadi MPd mengatakan menjelaskan peningkatan akses dan kualitas pendidikan merupakan salah satu prioritas penting pemerintah. Ia sangat mengapresiasi segala inisiatif pihak swasta, seperti kolaborasi dan kontribusi antara Danone Indonesia, Alfamart dan Ruangguru melalui dua program strategis Rumah Belajar Generasi Maju dan Kelas Generasi Maju.

Baca Juga: Bupati Ajak Siswa Matikan TV dan Ponsel Pukul 18.00-20.00

''Pemerintah perlu dukungan dan kolaborasi dengan swasta termasuk industri untuk mengembangkan pendidikan terlebih pendidikan anak usia dini dan sekolah dasar menjadi landasan dari semua jenjang pendidikan selanjutnya sampai dengan perguruan tinggi,'' tandasnya.

Halaman:

Editor: Maya

Tags

Terkini

Pintu Nasdem Terbuka Lebar untuk Ridwan Kamil

Jumat, 3 Desember 2021 | 14:36 WIB

Menyikapi Penurunan Kualitas Demokrasi Selama Pandemi

Kamis, 2 Desember 2021 | 21:23 WIB
X