Suplai Vaksin Covid-19 Terbatas, Menkes Atur Ulang Laju Vaksinasi

- Selasa, 6 April 2021 | 09:40 WIB
Foto: Istimewa
Foto: Istimewa

JAKARTA, suaramerdeka.com - Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin mengatakan bahwa jumlah suplai vaksin Corona yang tersedia untuk bulan Maret dan April berkurang.

Jumlah vaksin yang tadinya tersedia untuk bulan Maret dan April masing-masing 15 juta dosis atau total 30 juta dosis hanya bisa dapat 20 juta dosis.

Beberapa negara di Eropa, Asia, dan Amerika Serikat terjadi lonjakan gelombang ketiga kasus aktif COVID-19.

Akibatnya negara-negara yang memproduksi vaksin di lokasi tersebut mengarahkan agar produksi vaksin nya tidak boleh diekspor, hanya boleh dipakai di negara masing-masing.

Baca Juga: Menkes: Pemerintah Prioritaskan Vaksinasi Berdasarkan Risiko Terpapar

“Kita atur kembali sehingga kenaikannya tidak secepat sebelumnya. Karena memang vaksinnya yang berkurang suplainya,” kata Budi dalam konferensi pers di YouTube Sekretariat Presiden, Senin (5/4/2021).

Untuk mengatasinya, Menkes mengatakan sedang bernegosiasi dengan produsen-produsen vaksin dan negara-negara penghasil vaksin. Harapannya agar vaksinasi COVID-19 bisa terus meningkat lagi ke depannya.

“Mudah-mudahan bulan Mei bisa kembali normal sehingga kita bisa melakukan vaksinasi dengan rate seperti sebelumnya yang terus meningkat,” ujar Budi.

Terkait dengan keterbatasan suplai vaksin, lanjut Budi, prioritas penerima vaksinasi mesti diperjelas. Prioritas diatur berdasarkan risiko terpapar.

Halaman:

Editor: Rosikhan

Tags

Terkini

7 Fakta Meninggalnya Ameer Azzikra, Adik Alvin Faiz

Senin, 29 November 2021 | 18:55 WIB
X