Korban Meninggal Akibat Bencana di NTT Sudah 86 Orang

- Selasa, 6 April 2021 | 07:44 WIB
Foto: Istimewa
Foto: Istimewa

JAKARTA, suaramerdeka.com - Menteri Sosial Tri Rismaharini mengatakan korban meninggal akibat bencana di Nusa Tenggara Timur (NTT) bertambah. Risma menyebut korban meninggal paling banyak berada di Flores Timur (Flotim), yakni 49 orang. Kemudian di Lembata, yakni 20 orang tewas.

"Data sementaera 86 korban meninggal," ujar Risma dalam konferensi pers secara virtual, Senin (5/4).

"Rincian saat ini dari Bima ada 2 jiwa, kemudian Flotim (Flores Timur) ada 49 jiwa, Alor ada 13 dan Lembata 20 dan Ende 2 jiwa," imbuhnya.

Baca Juga: Banjir Bandang di NTT Bukan Bencana Nasional, Ini Penjelasan BNPB

Dalam kesempatan itu, Risma juga memaparkan data jumlah korban luka. Tercatat, ada 27 orang luka yang sudah terdata.

Sebelumnya, Risma menyampaikan pemerintah akan memberikan santunan kepada keluarga korban meninggal dunia. Risma mengatakan pemerintah akan memberi santunan Rp 15 juta kepada keluarga korban yang meninggal dunia.

Baca Juga: Positif Covid-19, Puluhan Warga Binaan Rutan Kudus Isolasi di Sel Khusus

"Pemerintah akan memberikan santunan masing-masing sebesar Rp 15 juta. Jadi ini datanya masih bergerak karena masih ada beberapa yang belum ditemukan," kata Risma.

Pemerintah juga akan memberikan santunan kepada korban luka. Santunan tersebut akan diberikan sebesar Rp 5 juta.

Halaman:

Editor: Rosikhan

Tags

Terkini

X