Nama Anggota Kodim Sragen Diabadikan untuk Jalan Hasil TMMD

Andika
- Minggu, 4 April 2021 | 20:03 WIB
NAMA JALAN: Serda Purna Idris Fantri diabadikan sebagai nama jalan dari hasil pelaksaksanaan TMMD Sengkuyung Tahap I/2021. (suaramerdeka.com / dok)
NAMA JALAN: Serda Purna Idris Fantri diabadikan sebagai nama jalan dari hasil pelaksaksanaan TMMD Sengkuyung Tahap I/2021. (suaramerdeka.com / dok)

SRAGEN, suaramerdeka.com - Kodim 0725/Sragen telah menyelesaikan program Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap I, yang dilaksanakan di Desa Jekani Kecamatan Mondokan. Sasaran pokok dalam TMMD ini adalah pengecoran jalan sepanjang 884,68 meter lebar 2,5 meter dan tebal 12 cm telah selesai 100 persen,

Pelaksanaan penutupan TMMD dilaksanakan di Balai Desa Jekani, pada Sabtu (31/3) lalu. Yakni berupa penandatanganan naskah dan penyerahan berita acara serah terima program TMMD Sengkuyung tahap I TA 2021, dari Dandim 0725/Srg Letkol Inf Anggoro Heri Pratikno  kepada Wakil Bupati Sragen Dedy Endriatno. Kemudian penandatanganan prasasti dan dilanjutkan pemotongan pita di lokasi cor jalan serta penancapan nama jalan.

Namun ada yang unik dalam penamaan jalan hasil TMMD tersebut, jalan tersebut diberi nama Jl. Serda Purna Idris Fantri, nama anggota Kodim Sragen yang meninggal karena Covid-19 pada 30 Oktober 2020. Dandim 0725/Sragen mengatakan, sengaja memberikan nama jalan dengan menggunakan nama anggota Kodim sragen yang sudah meninggal guna mengenang jasa almarhum.

"Kami sengaja memberi nama jalan hasil cor jalan pada program TMMD Sengkuyung I di Jekani Mondokan guna mengenang jasa dan pengabdian almarhum Serda Purna Idris Fantri semasa berdinas di Kodim 0Kodim 0725/Sragen telah menyelesaikan program Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap I, yang dilaksanakan di Desa Jekani Kecamatan Mondokan.725/Sragen,” terang Dandim.

Pihaknya  juga akan memberikan nama nama jalan hasil TMMD berikutnya dengan nama anggota TNI Kodim Sragen yang sudah meninggal, tentunya mereka yang mempunyai jasa dan rekam jejak yang baik. Dandim menambahkan, untuk sasaran tambahan TMMD Sengkuyung I berupa rehab Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) sebanyak 14 unit, yang juga sudah selesai 100%. “Sasaran tambahan lainya adalah Pembuatan jamban sehat sebanyak 18 unit juga telah selesai 100%,” tandasnya.

Untuk sasaran non fisik di antaranya penyuluhan Stunting dan PTM (penyakit Tidak Menular), Sosialisasi Protokol kesehatan covid 19, Sosialisasi Kesehatan Lingkungan, Wawasan kebangsaan, Binkamtibmas, pertanian dan peternakan semuanya sudah dilaksanakan dengan menerapkan protokoler kesehatan.

Editor: Andika

Terkini

X