Varian Delta Plus Terdeteksi di Malaysia, Perketat Perbatasan Negara

- Senin, 15 November 2021 | 15:35 WIB
Varian Delta. (foto ilustrasi: pikiran rakyat) (Team SMcom04)
Varian Delta. (foto ilustrasi: pikiran rakyat) (Team SMcom04)

YOGYAKARTA, suaramerdeka.com - Masyarakat harus terus menjalani protokol kesehatan secara ketat, terlebhih beredar kabar munculnya varian baru Covid-19 yakni Delta Plus atau AY.4.2.

Varian ini merupakan hasil mutasi alamiah yang terjadi pada virus termasuk SARS-CoV-2.

Masyarakat sebaiknya tenang, tidak panik karena mutasi tidak selalu lebih berbahaya.

Ketua Pokja Genetik FKKMK UGM, Gunadi PhD mengungkapkan hal itu, kemarin.

Baca Juga: Ormas Expo 2021: IBI Kota Semarang, Puluhan Tahun Beri Pelayanan Kebidanan untuk Wujudkan Kesehatan Keluarga

Menurutnya varian Delta Plus atau AY.4.2 merupakan hasil mutasi alamiah yang terjadi pada virus termasuk SARS-CoV-2.

"Belum ada bukti yang menunjukkan lebih ganas ataupun lebih mudah menular dibandingkan dengan varian induknya, varian Delta (B.1.617.2)," jelas Gunadi.

Ia menjelaskan, sampai saat ini belum ada bukti riset soal tingkat keganasan varian ini lebih berbahaya dari varian Delta.

Otoritas Kesehatan Inggris juga baru menggolongkannya menjadi Variant Under Investigation, belum VOI ataupun VOC.

Baca Juga: Polres Salatiga Operasi Zebra Sekaligus Tertib Protokol Kesehatan

Halaman:

Editor: Rosikhan Anwar

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X