Pekerja Migran yang Melawan dengan Tulisan (3-Habis): Kebijakan Diperbaiki Tapi Kekerasan Tetap Terjadi

- Senin, 15 November 2021 | 09:12 WIB
Susie Utomo bersama pegiat Forum Lingkar Pena (FLP) Hong Kong berdiskusi dalam rangkaian acara Festival Sastra Migran Indonesia ke-2 di Victoria Park, Hong Kong, tahun 2013 lalu. (suaramerdeka.com / dok)
Susie Utomo bersama pegiat Forum Lingkar Pena (FLP) Hong Kong berdiskusi dalam rangkaian acara Festival Sastra Migran Indonesia ke-2 di Victoria Park, Hong Kong, tahun 2013 lalu. (suaramerdeka.com / dok)

BANYAKNYA pekerja migran yang menulis diakui Susie Utomo, purna pekerja migran di Hong Kong, berdampak signifikan terhadap perubahan nasib mereka.

Susie menilai, kondisi pekerja migran saat ini jauh lebih baik, dan tak lepas dari peran NGO, serikat pekerja, dan media.

Dia mengatakan, peran media mempublikasikan kegiatan dan tuntutan para pekerja migran Indonesia turut mendorong perubahan kebijakan pemerintah.

"Tanpa disuarakan di media, KJRI cuma adem saja menyikapi demo kami," kata perempuan asal Madiun yang sejak 2013 memutuskan untuk tak lagi bekerja di Hong Kong.

Baca Juga: Penghasil Terbesar di Dunia, Balitbangtan Dorong Komoditas Durian Eksis di Pasar Global

Susie tak asal bicara, karena menjadi saksi hidup buruknya perlakuan agen penyalur buruh migran dan betapa abainya pemerintah terhadap nasib mereka kala itu.

Perempuan kelahiran Madiun yang pada 1998 mendaftar sebagai PRT di Hong Kong itu sempat terlunta-lunta di penampungan tanpa kejelasan waktu pemberangkatan selama hampir dua tahun.

"Zaman saya, jadi pekerja migran itu susah. Sejak di penampungan kami dieksploitasi. Diberi makan dan tempat tidak layak. Padahal untuk itu kami bayar, lewat gaji yang dipotong setelah penempatan,'' katanya.

Dia mengisahkan, dengan alasan magang, selama menunggu visa dia dan sejumlah rekannya diharuskan bekerja dengan bayaran di bawah standar.

Baca Juga: Proyek Strategis Nasional Rampung, PLN Siap Dukung Pertumbuhan Ekonomi Usai Pandemi

Halaman:

Editor: Andika Primasiwi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X