Kabar Haji 2021 Berjalan Normal, Ini Klarifikasi Kemenag

- Senin, 22 Maret 2021 | 10:00 WIB
Foto: istimewa
Foto: istimewa

JAKARTA, suaramerdeka.com – Hingga kini Pemerintah Kerajaan Arab Saudi belum memutuskan penyelenggaraan haji 1442 Hijriah atau tahun 2021. Namun berita seputar penyelenggaraan haji marak di media sosial sehingga calon jamaah haji dan masyarakat binggung lantaran berita simpang siur itu.

Pelaksana Tugas (Plt) Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kementerian Agama Khoirizi menegaskan informasi yang beredar luas di media sosial bahwa pelaksanaan haji 2021 akan berlangsung seperti biasa, layaknya dalam kondisi normal adalah hoaks.

Dalam keteranngan resmi di laman resmi Kemenag.go.id Khoirizi memastikan infomasi yang dinisbatkan kepada Raja Salman ini beredar bertajuk “Update Haji 2021/1442: Haji 2021 akan Berlangsung Seperti Biasa Tanpa Batasan, Raja Saudi Meyakinkan” dengan mencantumkan tautan sumber berita, theislamicinformation.com.

“Itu hoaks, tidak benar. Sampai saat ini belum ada informasi resmi dari Kerajaan Arab Saudi terkait penyelenggaraan haji 2021,” tegas Khoirizi yang sudah bertemu Duta Besar Arab Saudi Esam bin Ahmad bin Abid at Tsaqafi.

Menurut Khoirizi, pihaknya sudah mengkonfirmasi informasi kabar itu kepada Dubes Saudi. “Kami sudah konfirmasi mengenai berita yang viral bahwa Raja Salman membuka haji 2021 seluas-luasnya, dan dijawab oleh Dubes bahwa kabar itu tidak jelas sumbernya,” ujar Khoirizi. “Jadi sekali lagi kami tegaskan bahwa itu hoaks,” tandasnya.

Pada bagian lain, saat menerima kunjungan Pengurus Dewan Pimpinan Pusat Forum Komunikasi Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (DPP FK KBIHU), Dirjen membahas peningkatan sinergi dalam pembinaan manasik haji dan umrah. “Kami berkomitmen untuk bersama FK KBIHU meningkatkan kerjasama dalam penguatan manasik haji dan umrah bagi jamaah,” jelas Khoirizi.

Penguatan sinergi ini penting, terutama dalam merespons kondisi pandemi Covid-19. Kedua belah pihak akan membahas bersama materi manasik haji dan umrah pada masa pandemik. Harapannya, materi tersebut bisa disusun secara lebih sistematis agar bisa meningkatkan pemahamaan jamaah terkait manasik haji dan umrah di masa pandemi.

Pertemuan juga membahas upaya mengintensifkan sosialisasi pelaksanaan vaksinasi bagi calon jamaah dan petugas haji. Kemenag telah menyerahkan sekitar daftar nama 160 ribu jamaah haji reguler dan 14 ribu jamaah haji khusus kepada Kemenkes untuk dilakukan proses vaksinasi Covid-19. “Sembari menunggu informasi pelaksanaan vaksinasi dari Kemenkes, kami imbau jamaah untuk menjaga kesehatannya,” kata Khoirizi.

Sembari menunggu keputusan Saudi, Khoirizi meminta Bidang PHU Kanwil Kemenag Provinsi untuk mulai memetakan kuota haji sebagai bagian dari mitigasi jika ada keputusan tentang pembatasan kuota haji. “Paling tidak bapak ibu sudah punya mindset untuk mengaturnya jika ada pembatasan kuota, kita tetap menunggu keputusan regulasi dari pemerintah Arab Saudi,” kata Khoirizi saat Rapat Koordinasi Evaluasi Asrama Haji dan Pusat Layanan Haji dan Umrah Terpadu (PLHUT) di Gorontalo, Jumat (19/3).

Halaman:

Editor: Andika

Tags

Terkini

7 Fakta Meninggalnya Ameer Azzikra, Adik Alvin Faiz

Senin, 29 November 2021 | 18:55 WIB
X