Testing Meningkat Kasus Aktif Tetap Menurun, Ini Penjelasannya

- Sabtu, 20 Maret 2021 | 09:12 WIB
Foto: istimewa
Foto: istimewa

JAKARTA, suaramerdeka.com  - Penambahan kasus positif mengalami penurunan signifikan bukan dikarenakan jumlah pemeriksaan menurun melainkan saat pemerintah terus menggencarkan pemeriksaan (testing) Covid-19. "Hal ini menunjukkan kasus positif di tengah masyarakat sudah mulai menurun, bukan karena jumlah pemeriksaan yang menurun," kata Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Prof Wiku Adisasmito saat keterangan pers secara virtual di Graha BNPB  pada Kamis (18/3).

Pada perkembangan terkini pada kasus positif Covid-19 per Kamis 18 Maret 2021 terjadi penambahan pasien terkonfirmasi positif 6.570 kasus dengan jumlah kasus aktif 131.753 kasus atau 9,4 persen (rata-rata dunia 17,17 persen). Jumlah kesembuhan 1.272.958 kasus atau 87,9 persen (rata-rata dunia 80,62 persen). Pada kasus meninggal 39.142 kasus atau 2,7 persen (rata-rata dunia 2,2 persen).

Seharusnya, kata Wiku, kasus positif yang mengalami penurunan tidak diikuti dengan jumlah pemeriksaan yang juga mengalami penurunan. Jika data itu yang terjadi akan membuat kesimpulan yang diambil terhadap perkembangan kasus positif menjadi bias.

Baca juga: Kasus Kematian Covid-19 Naik Lagi, Jateng Tertinggi

Penurunan kasus positif ini dapat dibuktikan berdasarkan data perkembangan kasus positif dan jumlah testing mingguan dalam kurun Januari - Maret 2021. Berdasarkan data, sejak awal hingga minggu terkahir Januari 2021, kasus positif mengalami peningkatan hingga mencapai 86.342 kasus dalam 1 minggu.

Namun memasuki Februari, tren kasus positif mengalami penurunan hingga saat ini atau minggu ketiga bulan Maret. Meskipun sempat mengalami kenaikan pada Februari. Sementara pada data testing, jumlahnya meningkat sejak awal Januari dan sempat mengalami penurunan pada 3 minggu pertama Februari. "Jumlah testing kembali meningkat tajam pada minggu keempat Februari, namun jumlah kasus positif tidak ikut mengalami kenaikan tajam," kata Wiku.

Lalu, pada minggu pertama hingga minggu ketiga Maret, jumlah testing terus mengalami peningkatan, sedangkan jumlah kasus positif tetap mengalami penurunan. Artinya, meskipun jumlah pemeriksaan Covid-19 terus mengalami peningkatan setelah fluktuatif tidak diikuti peningkatan kasus positif.  Melihat data pemeriksaan per 17 Maret 2021, jumlahnya sudah mencapai standar WHO yaitu 1 per 1.000 populasi.

Kondisi ini harus terus dipertahankan dengan terus meningkatkan kepatuhan terhadap protokol kesehatan. Wiku berharap ke depannya kasus positif di Indonesia dapat terus ditekan, dan testing Covid-19 dapat terus dipertahankan serta ditingkatkan agar tetapi di atas standar WHO.

Editor: Andika

Tags

Terkini

LRT Kecelakaan di Cibubur, Diduga Human Error

Senin, 25 Oktober 2021 | 20:52 WIB
X