Jelang Event Superbike, Kepala BNPB Luncurkan Gerakan Mobil Masker untuk Masyarakat Lombok

- Kamis, 11 November 2021 | 15:54 WIB
BNPB meluncurkan Gerakan Mobil Masker (suaramerdeka.com/dok)
BNPB meluncurkan Gerakan Mobil Masker (suaramerdeka.com/dok)

MATARAM, suaramerdeka.com - Pemerintah melalui Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memberi dukungan kepada pemerintah daerah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) untuk memperkuat disiplin penerapan protokol kesehatan melalui 'Gerakan Mobil Masker untuk Masyarakat'. Gerakan tersebut digelar dalam rangka menekan angka penularan Covid-19.

"Gerakan Mobil Masker ini merupakan upaya pemerintah melalui BNPB untuk mengedukasi dan mengsosialisasikan pentingnya protokol kesehatan, khususnya penggunaan masker, kepada masyarakat," ujar Kepala BNPB, Letjen TNI Ganip Warsito dalam arahannya dalam upacara peluncuran 'Gerakan Mobil Masker Untuk Masyarakat' di Provinsi Nusa Tenggara Barat, Kamis 11 November, di depan kantor Gubernur NTB.

Selain itu, gerakan masker ini ditujukan untuk mendukung penguatan protokol kesehatan jelang perhelatan balap motor internasional, World Superbike.

Baca Juga: Sidang Lanjutan Kasus Pengacara di Semarang, ITE Hadirkan Ahli Bahasa Unnes

Perhelatan World Superbike diagendakan akan digelar pada 19 - 21 November 2021 di Sirkuit Mandalika, Kabupaten Lombok Tengah, Provinsi Nusa Tenggara Barat.

Event balap motor ini merupakan kegiatan pariwisata internasional pertama yang akan di gelar Indonesia pada masa pandemi Covid-19.

Upacara peluncuran 'Gerakan Mobil Masker Untuk Masyarakat' itu dilakukan secara simbolis dengan pengangkatan bendera oleh Kepala BNPB Letjen TNI Ganip Warsito bersama Gubernur Nusa Tenggara Barat Dr. H. Zulkieflimansyah, S.E., M.Sc., didampingi oleh Danrem 162 Brigjen TNI Ahmad Rizal Ramdhani, serta Kapolda NTB Irjen Pol. Moh. Iqbal di depan gedung kantor Gubernur Nusa Tenggara Barat, Deputi Bidang Rehabililtasi dan Rekonstruksi BNPB Jarwansah, S.Pd, M.A.P, M.M,.

Gubernur Nusa Tenggara Barat berharap ke depannya, bantuan dukungan protokol kesehatan dapat memanfaatkan masyarakat lokal sehingga dapat memulilhkan kembali ekonomi masyakarat di Provinsi NTB.

"Di NTB ini, banyak masyarakat yang dapat menghasilkan produk kesehatan berkualitas seperti masker dan handsanitizer. Kami berharap, ke depannya bantuan protokol kesehatan tersebut dapat memanfaatkan masyarakat lokal sehingga bisa memulihkan kembali ekonomi masyarakat yang sempat terdampak," harap Zulkieflimansyah.

Halaman:

Editor: Edyna Ratna Nurmaya

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Sempat Jadi Sultan, Warga Kampung Miliarder Kini Galau

Selasa, 25 Januari 2022 | 22:55 WIB

RK: Kita Tak Pernah Merencanakan Pembangunan Ibukota

Selasa, 25 Januari 2022 | 17:42 WIB
X