Mendikbudristek Banjir Kecaman, Tagar Nadiem Oleng Trending di Twitter, Ini Penyebabnya

- Kamis, 11 November 2021 | 11:11 WIB
Mendikbud Ristek Nadiem Makarim. (suaramerdeka.com/dok)
Mendikbud Ristek Nadiem Makarim. (suaramerdeka.com/dok)

JAKARTA, suaramerdeka.com - Menteri Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Makarim tengah banjir kecaman, Kamis, 11 November 2021.

Bukti banjir kecaman yang menimpa Mendikbudristek Nadiem Makarim adalah dengan munculnya tagar Nadiem Oleng (#NadiemOleng) yang menjadi trending di twitter.

Penyebab Mendikbudristek Nadiem Makarim banjir kecaman dengan munculnya tagar Nadiem Oleng adalah Peraturan Kementrian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi  atau Permendikbudristek Nomor 30 tahun 2021 Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual (PPKS) di Lingkungan Perguruan Tinggi.

Baca Juga: Layanan Chatbot PeduliLindungi Diluncurkan, Pengamanan Didesain Sesuai Verifikasi

Karena dalam Permendikbudristek Nomor 30 tahun 2021 tak dapat dikatakan sebagai kekerasan seksual apabila korban setuju dengan tindakan pelaku.

Sementara mengutip dari kanal youtube Harsubeno Arief seorang jurnalis senior, bahwa dalam aturan itu: yang disebut sebagai kekerasan seksual itu dengan kondisi sebagai tanpa persetujuan korban.

"Artinya apa? Kalau ada persetujuan korban itu berarti bukan kekerasan seksual, suka sama suka," kata Harsubeno Arief.

Baca Juga: Satgas Covid-19 Serukan 5 Langkah Persiapan Agar Libur Natal dan Tahun Baru Terkendali

Sedangkan seks yang suka sama suka diidentikan sebagai seks bebas.

Poin ini yang memicu penolakan dari masyarakat terhadap Permendikbudristek Nomor 30 tahun 2021.

Editor: Nugroho Wahyu Utomo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X