Bung Tomo, Sosok Penting Pertempuran 10 November 1945, Begini Perannya

- Rabu, 10 November 2021 | 15:29 WIB
Bung Tomo. (foto: wikipedia)
Bung Tomo. (foto: wikipedia)

Surabaya kemudian diserang habis-habisan oleh pasukan Inggris yang mendarat untuk melucuti senjata pasukan pendudukan Jepang dan membebaskan tawanan Eropa.

Baca Juga: Peneliti Jerman Tentang Penanganan Kebakaran Hutan Dianugerahi Bintang Jasa Utama dari Presiden Joko Widodo

Tepat pada tanggal 9 November, ia menyampaikan ultimatum yang ditujukan kepada Gubernur Surjo, yang berbunyi :

- Pertama, semua pemimpin rakyat Surabaya harus menyerah dengan tangan di atas kepala pada jam 6 sore hari itu.

- Kedua, semua senjata harus menyerah.
Apabila Gubernur Surjo mengabaikan kedua ultimatum tersebut, sekutunya akan mulai menyerang mulai pukul 06:00 keesokan harinya.

Baca Juga: Antisipasi Bencana Hidrometeorologi, KAI Amankan Jalur Kereta Api

Seperti ultimatum sebelumnya, pamflet berisi ultimatum itu disebarkan melalui udara.

Namun, jika ultimatum tidak diikuti, serangan Inggris akan dimulai pada pukul 06:00 pada tanggal 10 November.

Dan pada pertempuran 10 November 1945, Bung Tomo bertindak sebagai pembicara di depan corong radio.

Baca Juga: Diduga Didorong, Polisi Ungkap Kronologi Mahasiswa Tewas dari Lantai 6 Hotel

Halaman:

Editor: Nugroho Wahyu Utomo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X