Tak Ada Formasi PPPK untuk Guru Agama, DPP AGPAII: Negara Tidak Adil

- Sabtu, 6 Maret 2021 | 13:42 WIB
Mahnan Marbawi (suaramerdeka.com/dok)
Mahnan Marbawi (suaramerdeka.com/dok)

JAKARTA, suaramerdeka.com - DPP Asosiasi Guru Pendidikan Agama Islam Indonesia (AGPAII) menyesalkan rencana Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) yang akan merekrut PPPK 1 Juta, tapi tidak memasukan untuk formasi Guru Pendidikan Agama (GPA) di sekolah.

"Yang menjadi keprihatinan kami adalah tidak masuknya unsur Guru Pendidikan agama dalam rekruitmen guru ASN (Aparatur Sipil Negara ) atau PPPK (Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja),” kata Mahnan Marbawi, Ketua Umum DPP AGPAII, Sabtu (6/3).

Baca Juga: Pendaftar Guru ASN PPPK Meleset dari Target, Jumlah Tak Sampai 1 Juta

Padahal menurut Mahnan, sejak Bulan Desember 2020, DPP Asosiasi Guru Pendidikan Agama Islam Indonesia (AGPAII) telah melakukan Focus Group Discussion (FGD) dengan Kemendikbud, Kemenag, DPR RI Komisi VIII, dan Komisi IX.

"Guru Pendidikan Agama diperlakukan tidak adil oleh negara, padahal mereka telah mengabdi berpuluh tahun dengan tingkat kesejahteraan memprihatinkan.”tegasnya.

Saat ini anggota AGPAII mencapai 235 ribu guru di seluruh Indonesia. Dan 70 sampai 80 persen dari angka itu adalah guru honorer yang gajinya masih jauh dibawah UMR.

Baca Juga:Tak Ada Formasi di PPPK, Guru PAI dan Tenaga Kependidikan Ngadu ke Bisri Romly

Mahnan menambahkan Jika pada batas waktu tertentu, formasi rekruitmen ASN atau PPPK tidak menyertakan Guru Pendidikan Agama, Guru Pendidikan Agama diberbagai daerah akan melakukan mogok mengajar secara nasional.

"kami tidak bisa mencegah jika hal itu terjadi. Kami hanya meminta agar pemerintah baik Kemendikbud atau pun Kemenag, segera membuka formasi ASN atau PPPK untuk Guru Pendidikan Agama,” terangnya.

Halaman:

Editor: Maya

Tags

Terkini

Liga Spanyol: Barcelona Menang 3-1 di Kandang Villarreal

Minggu, 28 November 2021 | 05:26 WIB

Rais Aam PBNU Putuskan Muktamar 17 Desember

Jumat, 26 November 2021 | 23:03 WIB
X