Galakkan Urban Farming, Bangun Rumah Sayur di Kampung Nelayan Tambakrejo

Achmad Rifki
- Kamis, 4 Maret 2021 | 18:55 WIB
Wakil Wali kota Semarang, Hevearita G Rahayu saat melihat rumah tanam.
Wakil Wali kota Semarang, Hevearita G Rahayu saat melihat rumah tanam.

SEMARANG, suaramerdeka.com - Sebuah rumah tanam/green house dibangun di rumah deret, yang dihuni mayoritas nelayan di kampung  Tambakrejo RT 06 RW 16 kelurahan Tanjung Emas, Kecamatan Semarang Utara, Kota Semarang. Sehingga diharapkan bisa mewadahi warga di Tambakrejo belajar menanam sayur-sayuran dengan memanfaatkan lahan sempit di perkotaan.

Rumah Tanam itu dibangun Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Diponegoro (Undip), menggandeng Pemerintah Kota Semarang.  Diresmikan oleh Dekan FISIP Undip, Dr. Hardi Warsono, MTP bersama Wakil Wali kota Semarang, Hevearita G Rahayu, Kamis (4/3).  

"Ibu-ibu di sini bisa punya kegiatan bercocok tanam. Apalagi wilayah ini kan pesisir, dan bisa menjadi contoh urban farming bisa dilakukan dam memberikan manfaat langsung pada masyarakat," jelas Mbak Ita, sapaan akrab Wakil Wali Kota.

Tanaman yang bisa dibudidayakan dalam rumah tanam mencakup produk rumahan, seperti cabai, tomat, terong dan selada. Mbak Ita yang juga mahasiswa S3 FISIP Undip meminta warga untuk benar-benar merawat rumah tanam dan mengembangkannya didampingi dari Dinas Pertanian Kota Semarang.

"Untuk sayuran seperti selada dan sayur lainnya menggunakan teknik tanam hidroponik. Nantinya akan ada pendampingan dari Dinas Pertanian," imbuhnya.

Dia berharap, masyarakat Tambakrejo khususnya kaum ibu dan remaja putri bisa membumikan bercocok tanam. Sehingga lebih berkembang, bergerak menghijaukan kawasan pesisir.

Selain meresmikan rumah tanam, dilakukan penanaman buah seperti jambu kristal, di sepanjang jalan di rumah deret. Sehingga upaya konservasi lahan dengan penghijauan di kawasan rumah deret bisa dimulai dengan minimal tanaman buah.

Sementara itu, Dekan FISIP Undip, Dr. Hardi Warsono, MTP menambahkan, jika pemberian rumah tanam sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat. Supaya masyarakat bisa membangun kawasannya secara personal dan juga secara komunal.

"Jadi pilar tri dharma perguruan tinggi adalah pendidikan, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. Nah dalam bentuk pemberian rumah tanam diupayakan bisa memberikan inspirasi untuk masyarakat bisa menjaga lingkungan. Serta bentuk pemberdayaan masyarakat dengan urban farming," jelas Hardi.

Halaman:

Editor: Achmad Rifki

Terkini

7 Fakta Meninggalnya Ameer Azzikra, Adik Alvin Faiz

Senin, 29 November 2021 | 18:55 WIB
X