Jenderal Andika Perkasa, Panglima TNI ke-21 dari Angkatan Darat

- Senin, 8 November 2021 | 16:42 WIB
Paripurna DPR sahkan Jenderal Andika Perkasa jadi Panglima TNI. (tvonenews.com)
Paripurna DPR sahkan Jenderal Andika Perkasa jadi Panglima TNI. (tvonenews.com)



JAKARTA, suaramerdeka.com - DPR RI menyetujui KSAD Jenderal TNI Andika Perkasa menjadi Panglima TNI menggantikan Marsekal Hadi Tjahjanto yang memasuki masa pensiun.

Jenderal Andika Perkasa akan menjadi Panglima TNI yang ke-21.

Pada era Orde Baru, jabatan strategis Tentara Nasional Indonesia (TNI) selalu didominasi perwira Angkatan Darat (AD). Terbanyak berasal dari Angkatan Darat (AD) 15 orang, Angkatan Udara (AU) 3 orang, dan Angkatan Laut (AL) 2 orang.

Perubahan tersebut mulai terjadi saat era Presiden Gus Dur atau Abdurrahman Wahid. Posisi Panglima TNI diserahkan pada Jenderal yang bukan berasal dari AD lagi namun secara bergilir mencakup TNI AL dan AU.

Baca Juga: Rachel Vennya jadi Tersangka, Terancam Penjara 1 Tahun dan Denda Rp100 Juta

Menurut Undang-Undang Nomor 34 Tahun 2004 tentang Tentara Nasional Indonesia, Panglima TNI dapat dijabat secara bergantian oleh perwira aktif dari setiap matra angkatan.

Karena itu, Panglima TNI biasanya dijabat secara bergilir oleh tiap perwira dari Angkatan Darat, Angkatan Laut, dan Angkatan Udara.

Dalam UU tersebut, memang tidak dijelaskan secara rinci bagaimana mekanisme penggilirannya.

Pengajuan calon Panglima TNI merupakan hak prerogatif Presiden.

Halaman:

Editor: Edyna Ratna Nurmaya

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X