Dana BOS Naik, Ini Aturan Terbaru

- Jumat, 26 Februari 2021 | 10:36 WIB
Foto: suaramerdeka.com / dok
Foto: suaramerdeka.com / dok

JAKARTA, suaramerdeka.com – Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan mengumumkan skema penyaluran Bantuan Operasional Sekolah (BOS) dan Dana Alokasi Khusus (DAK) Fisik untuk tahun 2021. Tahun ini, pemerintah mengalokasikan total Rp 52,5 triliun untuk dana BOS bagi 216.662 satuan pendidikan jenjang SD, SMP, SMA/SMK, dan SLB di Indonesia. Dana BOS tahun ini meningkat 6,03 persen dibanding tahun 2019.

Dana BOS dibagi menjadi 3 jenis, yaitu BOS reguler, BOS Kinerja dan BOS Afirmasi. Besaran dana BOS reguler secara umum meningkat untuk per siswa. Untuk SD/MI naik dari Rp 800.000 menjadi Rp 900.000, siswa SMP/MTs naik dari Rp 1 juta menjadi Rp 1,1 juta,  tingkat SMA naik dari Rp 1,4 juta menjadi Rp 1,5 juta, SMK naik dari Rp 1,4 juta menjadi Rp1,6 juta dan untuk Diksus tidak berubah sebesar Rp 2 juta.

Namun Mendikbud Nadiem Makarim menjelaskan tahun ini dana BOS naik bervariasi, berbeda antarsatuan pendidikan. Selain itu, nilai satuan biaya operasional sekolah juga berbeda antardaerah, karena dihitung berdasarkan indeks kemahalan konstruksi  (IKK) dan indeks peserta didik (IPD) tiap wilayah kabupaten/kota.

Baca juga: Hati-hati! Sekolah Langgar Aturan Seragam, Nadiem ‘’Ancam’’ BOS

Rentang nilai satuan biaya per peserta didik per tahun jenjang Sekolah Dasar (SD) rata-rata kenaikan 12,19 persen dengan satuan biaya Rp 900.000 (terendah) dan  Rp 1.960.000 (tertinggi). SMP rata-rata kenaikan 13,23 persen dengan satuan biaya Rp 1.100.000 (terendah) dan Rp 2.480.000 (tertinggi). Untuk SMA rata-rata kenaikan 13,68 persen dengan satuan biaya Rp1.500.000 (terendah) dan Rp 3.470.000 (tertinggi).

Untuk SMK rata-rata kenaikan 13,61 persen dengan satuan biaya Rp 1.600.000 (terendah) dan Rp 3.720.000 (tertinggi). Sementara itu, Sekolah Luar Biasa (SLB) rata-rata kenaikan 13,18 persen dengan satuan biaya Rp 3.500.000 (terendah) dan Rp 7.940.000 (tertinggi).

“Sekarang dana BOS ada perubahan yang lebih afirmatif. Penggunaan dana Bantuan Operasional Sekolah tetap fleksibel sesuai kebutuhan sekolah, termasuk untuk melengkapi daftar periksa pembelajaran tatap muka dan untuk mendukung Asesmen Nasional,” jelas Nadiem saat sialisasi kebijakan BOS dan Dana Alokasi Khusus (DAK) Fisik Tahun 2021, secara daring, Kamis (25/2).

Baca juga: Ini 3 Hal Pertimbangan Penyusunan SKB soal Penggunaan Pakaian Seragam dan Atribut bagi Peserta Didik

Dalam upaya transformasi pengelolaan dana BOS, Kemendikbud menerbitkan Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 6 Tahun 2021 tentang Petunjuk Teknis Pengelolaan Dana BOS Reguler. Pokok-pokok kebijakan dana BOS Tahun 2021 terdiri dari nilai satuan biaya BOS bervariasi sesuai karakteristik masing-masing daerah, penggunaan dana BOS tetap fleksibel termasuk dapat digunakan untuk keperluan persiapan Pembelajaran Tatap Muka (PTM), serta pelaporan penggunaan Dana BOS secara daring dan menjadi syarat penyaluran untuk  meningkatkan akuntabilitas penggunaan dana BOS.

Halaman:

Editor: Andika

Tags

Terkini

Kecelakaan Maut Balikpapan, Begini Kronologinya

Jumat, 21 Januari 2022 | 13:44 WIB

Jateng Borong Baznas Award 2022

Jumat, 21 Januari 2022 | 02:59 WIB

Berikut 184 Pemenang Baznas Award 2022

Jumat, 21 Januari 2022 | 02:55 WIB
X