Banjir Semarang Belum Surut, Kemacetan Tak Terhindarkan

Andika
- Kamis, 25 Februari 2021 | 10:29 WIB
Foto: suaramerdeka.com / dok
Foto: suaramerdeka.com / dok

SEMARANG, suaramerdeka.com - Banjir di sejumlah jalan protokol Kota Semarang, seperti Jalan Mataram, Kawasan Bubakan, Kota Lama, depan Stasiun Tawang, Jalan Imam Bonjol, Citarum, dan lainnya, belum juga surut hingga Kamis (25/2). Di Kaligawe, banjir masih menggenangi di titik terowongan Tol Muktiharjo dan depan wilayah Kelurahan Trimulyo.

Pantauan di lapangan, banyak kendaraan roda dua dan lebih mengalami mogok mesin karena kemasukan air. Bahkan ada truk yang terperosok dan terguling di sisi dekat titik terowongan Tol Muktiharjo. Hal ini karena banyak lubang jalan yang tidak bisa terhindari.

Kemacetan pun tidak terhindarkan, mengular dari pertigaan Genuk hingga Sayung, Kabupaten Demak. Sementara dari arah barat, mencapai di Jalan Arteri Yos Sudarso. Jalur alternatif di Jalan Wolter Monginsidi juga terjadi hal yang sama. “Masih tinggi banjir di Bubakan. Lama surutnya,” terang Edwin Setiawan, pekerja yang melintas di kawasan Bubakan.

Baca juga: 13 Jalan di Semarang Masih Tergenang Banjir

Dia yang bekerja menjadi kurir paket pun merasa terkendala dalam melakukan pekerjaannya yang dituntut cepat. Namun dirinya tetap harus berhati-hati. Sementara itu wilayah perkampungan di Kelurhan Trimulyo, aman dari banjir besar. Tidak kembali merasakan banjir besar dua pekan lalu, yang butuh sekitar sepekan untuk air surut.

Lurah Trimulyo, Catarina Nevi Herawati, menjelaskan, hanya beberapa titik saja di wilayahnya yang terendam banjir, hingga Rabu (24/2). Namun hanya setinggi sekitar lutut kaki orang dewasa. “Alhamdulillah tidak terlalu banyak air yang masuk ke perkampungan. Yang banjir besar itu di Jalan Raya Kaligawe-nya di depan kampung,” jelasnya.

Meski demikian, tetap ada kewaspadaan, melihat hujan masih terjadi hingga Kamis (25/2). Untuk penanganan yang bisa dilakukan, dia menerangkan, semua pompa penyedot air dihidupkan. Baik di Kali Sringin  dan titik-titik yang lain. “Untuk stok bantuan sosial dari banjir beberapa waktu lalu masih ada. Cuma memang menyuplainya masih terkendala akses karena harus melewati Jalan Raya Kaligawe yang banjir. Seperti di RW 3 dan RW 4,” jelasnya.

Editor: Andika

Terkini

Banjir Bandang di Garut, 21 Rumah Rusak

Minggu, 28 November 2021 | 08:42 WIB

Rais Aam PBNU Putuskan Muktamar 17 Desember

Jumat, 26 November 2021 | 23:03 WIB
X