Positif Covid-19 Usai Jalani Vaksinasi, Ini Penjelasan Ketua KIPI

- Rabu, 24 Februari 2021 | 07:30 WIB
Foto: istimewa
Foto: istimewa

JAKARTA, suaramerdeka.com - Menanggapi meninggalnya dua tenaga kesehatan pasca penyuntikan vaksin Covid-19, Prof. Dr. dr. Hindra Irawan Satari, Spa(K), MTropPaed selaku Ketua Komnas Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI) angkat bicara. Menurutnya, pasca penyuntikan pertama, kekebalan tubuh tidak langsung tercipta dan kalaupun ada sangatlah rendah.

Disebutkan, kekebalan baru akan tercipta sepenuhnya dalam kurun waktu 28 hari pasca penyuntikan kedua. “Meskipun sudah divaksinasi, dalam dua minggu ke depan sangat amat rawan terpapar,” tutur Prof Hindra, dalam rilis resminya.

Vaksin Covid-19 membutuhkan dua kali dosis penyuntikan, di mana yang pertama ditujukan memicu respons kekebalan awal. Lalu, suntikan kedua untuk menguatkan respons imun yang terbentuk. “Oleh karena itu setelah diimunisasi tetap harus menjaga jarak, memakai masker, mencuci tangan pakai sabun, dan menjauhi kerumunan, karena masih rawan, kalau kita lengah bisa saja terjadi hal yang tidak kita inginkan,” terangnya.

Baca juga: Vaksinasi Covid-19,  Kemenag Targetkan 10 Ribu Tokoh Lintas Agama

Dia memastikan, Vaksin Covid-19 dipastikan aman dan berkhasiat. Sebab, dalam proses pengujiannya telah sesuai dengan standar yang ditetapkan oleh WHO. “Dengan hasil pengujiannya di fase 1, fase 2 dan fase 3, kita hasilnya ringan,” tambah Prof Hindra

Hal ini merujuk pada uji klinis yang dilakukan oleh Tim Riset Uji Klinik Vaksin Covid-19 Universitas Padjajaran, yang melaporkan bahwa efek samping yang ditimbulkan dari vaksinasi Covid-19 bersifat ringat dan mudah diatasi seperti reaksi lokal berupa nyeri, kemerahan atau gatal-gatal.

Pemerintah berharap, kejadian serupa tidak akan terulang kembali ke depannya. Untuk mengantisipasi timbulnya KIPI, pemerintah telah menyiapkan langkah penanganan termasuk menyediakan contact person di setiap pos pelayanan vaksinasi. Prof Hindra mengungkapkan bahwa di Indonesia sendiri, proporsi efek samping serius yakni 42 per 1.000.000 sedangkan non serius 5 per 10.000.

Baca Juga: Update Covid-19, Total Pasien Sembuh Capai 1.104.990 orang

Lebih lanjut, Hindra menjelaskan bahwa vaksinasi merupakan upaya tambahan untuk melindungi seseorang dari potensi penularan Covid-19, sehingga terap membutuhkan protokol kesehatan untuk memberikan perlindungan yang optimal. “Vaksinasi itu tidak menjamin 100 persen (tidak akan tertular), namun sebagai upaya tambahan untuk mengurangi risiko terpapar/terinfeksi,” katanya.

Halaman:

Editor: Andika

Tags

Terkini

X