Anggota Polri Diduga Jual Senpi ke KKB Papua, DPR: Pecat dan Pidanakan

Ant
- Selasa, 23 Februari 2021 | 14:15 WIB
Foto dokumentasi
Foto dokumentasi

JAKARTA, suaramerdeka.com - Wakil Ketua DPR RI Azis Syamsuddin meminta agar kasus penjualan senjata api oleh dua oknum anggota Polri kepada KKB Papua segera diusut tuntas.

"Kami minta agar kasus ini di usut tuntas serta mengungkap semua pihak-pihak yang terlibat, tanpa terkecuali. Ini adalah masalah keamanan negara, dan jika terbukti maka dua anggota Polri tersebut harus dipecat dan dipidanakan," ujarnya dilansir dari Antara.

Pemerintah Indonesia saat ini tengah berupaya menyelesaikan berbagai persoalan di Papua sehingga tidak boleh ternodai dengan tindakan oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab.

Baca Juga: Senjata KKB dari Filipina dan Papua Nugini

"Jangan sampai dugaan tindakan menjual senjata api dan amunisi tersebut memperkeruh suasana keamanan serta ketertiban di Bumi Cenderawasih," kata Azis Syamsuddin dalam keterangannya di Jakarta, Selasa 23 Februari 2021.

Dua anggota Polri yang berasal dari Polres Ambon dan Polres Pulau Lease diduga menjual senpi dan amunisi kepada kelompok kriminal bersenjata (KKB) di Papua.

Kabid Humas Polda Maluku Kombes Pol M. Roem Ohoirat mengatakan penangkapan dua oknum polisi itu berawal dari penangkapan pembelinya di Papua Barat.

"Mulanya Polres Bintuni, Papua Barat, menangkap warga yang membelinya beserta barang bukti berupa senjata api. Lalu (kasus) dikembangkan dan ditangkap (oknum anggota Polri)," ungkap Roem.

Baca Juga: Kontak Senjata dengan KKB Papua, Satu Anggota TNI Gugur

Halaman:

Editor: Maya

Tags

Terkini

LRT Kecelakaan di Cibubur, Diduga Human Error

Senin, 25 Oktober 2021 | 20:52 WIB
X