Dampak La Nina Diprediksi Hingga Awal Tahun, BMKG Sleman: Sedini Mungkin Antisipasi Potensi Bencana

- Minggu, 7 November 2021 | 15:49 WIB
Ilustasi badai La Nina /pixabay
Ilustasi badai La Nina /pixabay

SLEMAN, suaramerdeka.com - Fenomena La Nina terpantau muncul sejak September dasarian III 2021.

La Nina yang saat ini dalam skala lemah diperkirakan berkembang menjadi moderat yang akan berlangsung hingga awal tahun 2022.

Kepala Stasium Klimatologi BMKG Mlati Sleman Reni Kraningtyas menjelaskan, La Nina akan memberikan dampak peningkatan curah hujan diatas normal.

Baca Juga: Implementasi MBKM di Perguruan Tinggi Keagamaan Islam

Di awal musim hujan bulan Oktober-November 2021, penambahan curah hujan sekitar 60 persen.

Dampaknya masih akan dirasakan sampai dengan Februari tahun depan meski intensitasnya turun sekitar 20-60 persen.

"Perlu diperhatikan walaupun persentase peningkatan curah hujan relatif lebih kecil, namun dampak terhadap potensi bencana hidrometeorologi semakin tinggi, terlebih di puncak musim hujan bulan Januari," papar Reni, Minggu, 7 November 2021.

Pihaknya pun mengimbau para pemangku kepentingan agar sedini mungkin mengantisipasi potensi bencana.

Baca Juga: Transisi Menuju EBT, Pakar Sebut Bukan Isu Utama Negara Maju

Diantaranya dengan mengoptimalkan penyiapan kapasitas sungai dan kanal untuk mengantisipasi debit air yang berlebih.

Halaman:

Editor: Rosikhan Anwar

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Baru Sebulan Diresmikan, Jembatan di Karawang Ambles

Sabtu, 29 Januari 2022 | 12:41 WIB

Gita Amperiawan Jadi Dirut DI yang Gres

Jumat, 28 Januari 2022 | 00:13 WIB
X