PPKM Diperpanjang, Airlangga: Bed Occupancy Rate di Bawah 70 Persen

- Sabtu, 20 Februari 2021 | 17:47 WIB
Foto dokumentasi
Foto dokumentasi

JAKARTA, suaramerdeka.com - Selama PPKM diperpanjang hingga 8 Maret, ketentuan yang ada dari PPKM sebelumnya tidak berubah.  Kegiatan makan dan minum di restoran tetap dibatasi kapasitasnya maksimal 50%. Begitu pula pembatasan jam operasional untuk pusat perbelanjaan berlaku hingga pukul 21.00.

Sedangkan proses belajar mengajar tetap berlangsung dari rumah, sektor esensial bisa berjalan 100 persen, tempat ibadah dibatasi 50 persen, fasilitas umum berhenti operasi, dan ketentuan kapasitas transportasi umum mengikuti aturan wilayah

“Cakupannya 123 kabupaten dan kotamadya sampai desa di tujuh provinsi,” kata Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional Airlangga Hartarto dilansir dari Kata Data.

Meski demikian, Airlangga juga menyinggung capaian positif yakni turunnya kasus aktif di lima provinsi PPKM yakni DKI, Banten, Jawa Barat, DI Yogyakarta, dan Jawa Timur yang menurun. Secara nasional jumlah kasus aktif secara nasional turun 17,2 persen dari pekan lalu.

Selain itu bed occupancy ratio di provinsi yang menjalankan PPKM telah menurun hingga di bawah 70 persen. Begitu pula rasio kematian di DKI, Jabar, dan Bali yang turun. “Tren peningkatan kepatuhan juga naik ke 87 sampai 88 persen,” kata Airlangga.

Baca Juga: Rasio Keterisian Rumah Sakit Empat Provinsi Tinggi, Bagaimana Jawa Tengah?

Baca Juga: Tren Kepatuhan Prokes harus Dijaga Menuju Norma Baru di Masa Pandemi

Pemerintah akan terus menggelar tes demi mendeteksi Covid-19 secara luas. Airlangga mengatakan saat ini Kementerian Kesehatan telah mendistribusikan 623.375 alat rapid test antigen. Selain itu puluhan ribu aparat disiagakan untuk menelusuri kontak erat.

“Tracer Satgas sebanyak 4.188 orang, Babinsa 29.491 orang, dan Bhabinkamtibmas 17.523,” katanya.

Halaman:

Editor: Maya

Tags

Terkini

Heboh! Ledakan Bom Bunuh Diri di Polsek Astana Anyar

Kamis, 8 Desember 2022 | 16:55 WIB
X