Kecelakaan Kerja Meningkat, Ini Peringatan Menaker

- Rabu, 17 Februari 2021 | 12:00 WIB
Foto: suaramerdeka.com / dok
Foto: suaramerdeka.com / dok

JAKARTA, suaramerdeka.com – Kasus kecelakaan kerja tahun ini meningkat dibandingkan tahun sebelumnya. Peningkatan kasus itu menjadi peringatan agar semua pihak terkait lebih serius dalam menerapkan budaya Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3).

"Berdasarkan data tersebut, kita semua dituntut untuk lebih serius dalam menerapkan budaya K3 karena Kecelakaan kerja tidak hanya menyebabkan kematian, kerugian materi, moril dan kerusakan lingkungan, namun juga dapat mempengaruhi produktivitas dan kesejahteraan masyarakat," kata Menteri Ketenagakerjaan, Ida Fauziyah pada acara Apel Mahasiswa K3 Seluruh Indonesia, Kuliah Umum, dan Webinar K3 Nasional di Jakarta pada Senin (15/2).

Berdasarkan data BPJS Ketenagakerjaan pada 2019 terdapat 114 ribu kasus kecelakaan kerja, dan pada 2020 kasus tersebut terjadi peningkatan. Pada rentang Januari hingga Oktober 2020, BPJS Ketenagakerjaan mencatat terdapat 177 ribu kasus kecelakaan kerja. "Dengan budaya K3 yang baik, maka angka kecelakaan kerja bisa ditekan yang pada akhirnya akan meningkatkan produktivitas kerja," kata Menaker.

Baca juga: Menaker Puji BPPLK Semarang, Ini Prestasinya

Menteri Ketenagakerjaan menegaskan pihaknya memiliki perhatian tinggi terhadap masalah perlindungan kesejahteraan pekerja, terutama terkait dengan K3. Salah satu kunci penting dari pembangunan ekosistem ketenagakerjaan yang unggul, lanjut Menaker, adalah membangun budaya K3 yang baik.

Namun Menaker Ida mengingatkan angka kecelakaan kerja itu lebih tinggi jika dihitung berdasarkan jumlah klaim yang diajukan oleh pekerja yang mengalami kecelakaan kerja lantaran belum semua tenaga kerja menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan. Oleh karena itu, kata Ida, penting bagi dunia usaha dan industri di Indonesia untuk melihat korelasi antara investasi pada K3 dan kinerja.

Menurut Ida perusahaan yang meningkatkan investasi di bidang K3, tingkat kecelakaan akibat kerja akan menurun yang berujung pada peningkatan kinerja dan produktivitas. "Jika kita baca success story dari perusahaan-perusahaan multinasional, kita bisa melihat betapa mereka memiliki kesadaran untuk investasi di bidang K3. Budaya K3 telah menjadi value penting bagi perusahaan," katanya.

Baca juga: Ganjar Abaikan SE Menaker

Sementara Sekjen Kemnaker, Anwar Sanusi, menyatakan, pemerintah senantiasa mendorong SDM unggul di bidang K3 untuk meningkatkan perlindungan pekerja dan meningkatkan produktivitas. Pelaksanaan K3 akan mencegah dan meminimalkan kecelakaan kerja dan penyakit akibat kerja, dapat menunjang peningkatan produktivitas dan kesejahteraan, serta peningkatan daya saing perusahaan untuk keberlajutan usaha.

Halaman:

Editor: Andika

Tags

Terkini

X