Jembatan Kali Progo, Saksi Bisu Pembantaian Massal Pejuang Rakyat Indonesia

- Jumat, 5 November 2021 | 13:36 WIB
Jembatan Kali Progo (Foto suaramerdeka.com/dok)
Jembatan Kali Progo (Foto suaramerdeka.com/dok)


SUARAMERDEKA.COM – Setiap tanggal 10 November, pemerintah Kabupaten Temanggung mengadakan upacara tabur bunga di Jembatan Kranggan yang lebih dikenal dengan Jembatan Kali Progo.

Upacara tabur bunga tersebut dilakukan untuk mengenang para korban pembantaian massal oleh tentara Belanda.

Jembatan yang terletak di Dusun Projo, Kelurahan Madureso, Kecamatan Temanggung, Kabupaten Temanggung ini berperan penting pada masa penjajahan Belanda.

Baca Juga: Ormas Expo-NGO, Miliki Peran Penting dalam Pelayanan dan Pembangunan di Masyarakat

Jembatan Kali Progo melintang di atas Sungai Progo menghubungkan daerah Temanggung yang kaya akan hasil bumi ke kota-kota besar seperti Magelang, Semarang dan Yogyakarta.

Selain itu, Jembatan Kali Progo menyimpan sejarah kelam, yaitu menjadi tempat pembantaian massal para pejuang dan rakyat Indonesia oleh Belanda pada masa Agresi Militer Belanda II pada 1949.

Mereka yang dieksekusi tentara Belanda di Jembatan tersebut sebagian besar adalah rakyat sipil yang dituduh sebagai kaki tangan TNI.

Tentara Belanda mendatangi kampung, pasar dan rumah-rumah warga yang diduga memiliki hubungan dengan TNI, membawa mereka secara paksa dan dieksekusi di Jembatan Kali Progo.

Baca Juga: Tubagus Joddy dapat Pesan Pribadi dari Netizen: Perbaiki Moral dan Attitude-mu di Jalan Raya

Halaman:

Editor: Edyna Ratna Nurmaya

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Liga Italia Pekan 23: Waktunya AC Milan Vs Juventus

Sabtu, 22 Januari 2022 | 06:26 WIB
X