PPKM Mikro, Mendes PDTT Minta Optimalkan Dana Desa untuk Sukseskan Program Pemerintah

Red
- Selasa, 9 Februari 2021 | 06:59 WIB
Foto: Istimewa
Foto: Istimewa

JAKARTA, suaramerdeka.com - Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Abdul Halim Iskandar siap mendukung instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) tentang penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro pada tanggal 9-22 Februari 2021.

Abdul Halim mengatakan PPKM mikro berada di level desa. Oleh sebab itu Kemendes PDTT telah memberikan arahan yang jelas kepada desa, termasuk soal kewajiban yang harus dilakukan oleh desa dan pemanfaatan Dana Desa.

“Ini sudah dituangkan dalam Instruksi Menteri Desa PDTT Nomor 1 Tahun 2021, yang kesemuanya itu merupakan penegasan atas Permendes Nomor 13 Tahun 2020 tentang Prioritas Penggunaan Dana Desa,” ujarnya dalam keterangan resminya seperti dikutip suaramerdeka.com Selasa (9/2/2021).

Baca Juga: 12 Kecamatan di Bekasi Terendam Banjir, 38 Rumah Rusak Diterjang Puting Beliung

Mendes PDTT menegaskan, inti dari Instruksi tersebut adalah seluruh aktivitas yang terkait dengan PPKM Mikro harus didukung penuh oleh desa. Dicontohkan Halim, desa yang telah miliki Posko Jaga Desa untuk kembali berjaga selama 24 Jam sesuai dengan instruksi dari Satgas Penanganan Covid-19 dan Pemerintah Daerah.

Hal ini juga termasuk operasionalisasi Posko Jaga Desa, penyemprotan disinfektan jika dibutuhkan, yang menggunakan alokasi Dana Desa, termasuk di dalamnya dibutuhkan penyiapan ruang isolasi.

“Jadi sebenarnya, semua kegiatan yang sekarang menjadi tindak lanjut dari Instruksi Menteri Dalam Negeri, sudah dilakukan oleh Desa yang dulunya disebut Relawan Desa Lawan Covid-19,” terangnya.

Baca Juga: Dukung PPKM Skala Mikro, Ganjar Siapkan Regulasi

Mendes PDTT mengatakan, istilah untuk relawan saat ini mengikuti kondisi lokal seperti Satgas atau Jogo Tonggo, tidak dipersoalkan.

Halaman:

Editor: Rosikhan

Tags

Terkini

X