Perahu Terbalik di Sungai Bengawan Solo Ternyata Tidak Memiliki Izin Beroperasi

- Kamis, 4 November 2021 | 11:26 WIB
Basarnas mencari korban perahu yang tenggelam di Sungai Bengawan Solo. (foto: sinarjateng.pikiran-rakyat)
Basarnas mencari korban perahu yang tenggelam di Sungai Bengawan Solo. (foto: sinarjateng.pikiran-rakyat)

BOJONEGORO, suaramerdeka.com - Sebuah perahu penyeberangan berisi belasan penumpang terbalik di Sungai Bengawan Solo pada Rabu, 3 November 2021 sekitar pukul 09.00 WIB.

Perahu ini menguhubungkan Desa Ngadirejo, Kecamatnn Rengel, Kabupaten Tuban dan Desa Semambung, Kecamatan Kanor, Bojonegoro.

Berdasarkan data BPBD Bojonegoro, 17 penumpang perahu tersebut hanyut. Dari informasi terakhir pada Rabu, 3 November 2021 malam, 10 orang berhasil ditemukan dalam keadaaan selamat, tujuh orang lainnya masih dinyatakan hilang.

Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa menyampaikan rasa bela sungkawa atas peristiwa terbaliknya perahu di Sungai Bengawan Solo.

Baca Juga: Terkait Festival Deepavali, Anies Baswedan Terbitkan Seruan Libur Fakultatif

Saat ini, Khofifah mengatakan bahwa tim Basarnas, BPBD dan TNI/Polri masih melakukan pencarian korban hilang.

Selain itu pihaknya akan melakukan evaluasi titik penyeberangan di sepanjang Sungai Bengawan Solo yang berada di wilayah Jawa Timur.

"Kami akan melakukan evaluasi keberadaan titik-titik penyeberangan di sepanjang Sungai Bengawan Solo yang masuk wilayah Jatim. Termasuk laik atau tidaknya angkutan penyeberangan yang digunakan. Semoga kedepan kejadian ini tidak terulang," tuturnya.

Baca Juga: Umat Hindu Merayakan Festival Deepavali, Ini Penjelasannya

Kepala Dinas Perhubungan Jawa Timur, Nyono menyebut, bahwa lembaganya tidak pernah mengeluarkan izin trayek pada lintasan perahu penyeberangan.

Halaman:

Editor: Nugroho Wahyu Utomo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Viral! Edy Mulyadi Hina Kalimantan, Begini Sosoknya 

Senin, 24 Januari 2022 | 14:34 WIB
X