UGM Peringkat Satu Webometrics, Undip Nomor Berapa Ya?

- Senin, 1 Februari 2021 | 10:13 WIB
Foto: istimewa
Foto: istimewa

JAKARTA, suaramerdeka.com - Universitas Gadjah Mada kembali meraih peringkat tertinggi dalam daftar perguruan tinggi di Indonesia versi Webometrics yang dirilis pada Januari 2021. Di tingkat dunia, UGM menempati peringkat 810. Setelah UGM, menyusul Institut Pertanian Bogor di peringkat 1.088 dunia, Institut Teknologi Sepuluh Nopember (1.089), Universitas Indonesia (1.315) dan Universitas Airlangga (1.322).

“Alhamdulillah pada pemeringkatan Webometrics yang dirilis baru-baru ini UGM menempati peringkat 1 di Indonesia dan peringkat 810 dunia. Posisi ini merupakan hasil dari perbaikan di segala bidang yang dilakukan secara berkesinambungan oleh UGM,” tutur Rektor UGM, Prof Ir Panut Mulyono, M.Eng.

 “Semoga UGM menjadi universitas rujukan dan dapat lebih berkontribusi bagi bangsa Indonesia dan masyarakat dunia,” kata Panut. Berikut peringkat 10 besar (1) Universitas Gadjah Mada, (2) Institut Pertanian Bogor, (3) Institut Teknologi Sepuluh Nopember, (4) Universitas Indonesia, (5) Universitas Airlangga,Universitas (6) Teknologi Bandung, (7) Universitas Bina Nusantara,(8) Universitas Sebelas Maret UNS Surakarta, (9) Universitas Diponegoro dan (10) Universitas Jember.

Universitas Diponegoro menempati urutan ke-9 di Indonesia dan UNS Surakarta urutan ke-8. Webometrics Ranking of World Universities diinisiasi oleh Cybermetrics Lab, sebuah kelompok riset yang menjadi bagian dari Consejo Superior de Investigaciones Científicas (CSIC), badan riset publik terbesar di Spanyol. Sejak 2004, pemeringkatan ini bertujuan untuk mempromosikan open access terhadap pengetahuan yang dihasilkan oleh perguruan tinggi.

Pada tahun ini, terdapat sekitar 31 ribu perguruan tinggi di lebih dari 200 negara yang masuk dalam daftar pemeringkatan. “Peringkat yang diperoleh UGM ini diperoleh melalui penilaian yang dilakukan webometric yang terdiri atas tiga indikator yakni impact atau visibility, openness atau trasnparency, serta excellence,” kata Direktur Sistem dan Sumber Daya Informasi (DSSDI) UGM, Widyawan Ph.D.

Ketiga indikator yang digunakan pada pemeringkatan tahun ini tidak berbeda dari indikator penilaian di tahun sebelumnya. Widyawan menerangkan, Impact dinilai dari jumlah referensi dari jaringan luar (subnet) ke website UGM. Pada indikator ini, UGM berada di tingkat 578 dunia.“Openness mengukur jumlah sitasi ke 210 top author atau dosen, sedangkan excellence dinilai berdasar jumlah artikel publikasi ilmiah karya sivitas akademika UGM yang terdapat pada top 10%  yang paling banyak disitasi pada 26 disiplin,” katanya.

Webometrics kembali merilis daftar universitas terbaik di dunia. Situs pemeringkatan universitas terbaik ini sudah melakukan pemeringkatan sejak 2004.  Dalam situs resmi, Webometrics setiap tahun melakukan ranking lebih dari 30.000 perguruan tinggi dari 200 negara. Webometrics menggunakan tiga indikator dalam menilai dan menentukan ranking universitas terbaik di dunia.

Editor: Andika

Tags

Terkini

Peringati HSN, Ini Bunyi Ikrar Santri Indonesia

Selasa, 19 Oktober 2021 | 15:16 WIB

Simak Filosofi Tema dan Logo Hari Santri Nasional 2021

Selasa, 19 Oktober 2021 | 14:28 WIB
X