Kunjungan ke Solo, Mensos dan Menko PMK Pastikan Bansos Tersalurkan Ke KPM

- Jumat, 29 Januari 2021 | 16:17 WIB
SECARA SIMBOLIS : Mensos Tri Rismaharini menyerahkan bantuan sosial pada perwakilan Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di Kantor Kelurahan Jebres Solo, Jumat(29/1). (suaramerdeka.com/dok)
SECARA SIMBOLIS : Mensos Tri Rismaharini menyerahkan bantuan sosial pada perwakilan Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di Kantor Kelurahan Jebres Solo, Jumat(29/1). (suaramerdeka.com/dok)

SOLO, suaramerdeka.com - Menteri Sosial Tri Rismaharini mengatakan, perbedaan atau selisih jumlah Keluarga Penerima Manfaat (KPM) dinilai sangat berbahaya dan rawan. Karena itu, Kementerian Sosial melakukan sinkronisasi jumlah KPM tersebut agar tidak menimbulkan masalah.

"Kami sudah menyurati 40 daerah untuk menyerahkan data terakhir yang sudah diperbaiki agar data jumlah Keluarga Penerima Manfaat antara pusat dan daerah sinkron," kata Mensos.

Jumat (29/1), Mensos Tri Rismarini dan Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Muhadjir Effendy melakukan kunjungan kerja ke sejumlah tempat di Kota Solo. Kunjungan pertama di Kelurahan Jebres Kecamatan Jebres dan disambut Wali Kota Surakarta FX Hadi Rudyatmo. Di situ, Mensos dan Menko PMK menyerahkan bansos yang terdiri dari BST, Program Sembako/BPNT, dan Program Keluarga Harapan (PKH) secara simbolis kepada para perwakilan KPM.

Baca Juga: Risma Minta Empat Lembaga Kawal Pengelolaan Bansos di Kemensos

Baca Juga: Per Januari 2021, KPM BPNT dan BST Tervalidasi

Baca Juga: Bansos Disalurkan Pekan Pertama Januari 2021, Kemensos Fokus Perbaikan Data

Keduanya juga menyerahkan sertifikat kepada KPM yang melakukan graduasi PKH mandiri. Muhadjir Effendy dan Menteri Sosial Tri Rismaharini juga menyempatkan diri melakukan dialog bersama KPM tentang berbagai hal, terutama terkait bantuan sosial yang mereka dapatkan.

"Kalau usaha ibu mau maju, usahanya harus ditingkatkan, dinaikan kelasnya. Sasaran tidak hanya warga kelas bawah saja tapi juga menengah ke atas. Karena itu cita rasa harus ditingkatkan dan kebersihan juga harus dijaga. Jangan lupa, berjualan secara online, agar banyak orang tahu," kata Risma menjawab pertanyaan pedagang ayam penyet di Jebres.
Kunjungan kedua di e-Warong KUBe Gulon Kelurahan Jebres, menyaksikan penyaluran Program Sembako/BPNT. Selanjutnya mengunjungi rumah KPM BST dan KPM PKH untuk meninjau secara langsung tempat tinggal yang dihuni KPM.

Dalam laporannya, Direktur Jenderal Penanganan Fakir Miskin, Asep Sasa Purnama mengatakan, di Kota Solo setiap bulan Program Sembako tersalur bagi 33.950 KPM yang terdata di Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS). Sementara di Kecamatan Jebres, jumlah KPM Program Sembako sebanyak 9.380 KPM dan untuk kelurahan Jebres sebanyak 1.875 KPM.

Halaman:

Editor: Maya

Tags

Terkini

Sumpah Pemuda, Makna Angka 28 Menurut Feng Shui

Rabu, 27 Oktober 2021 | 20:03 WIB

Catat! Cuti Bersama Natal 2021 Resmi Dihapus

Rabu, 27 Oktober 2021 | 18:23 WIB
X