Efek Vaksin Mengantuk dan Lapar, Selanjutnya Perlu Istirahat

Nugroho
- Minggu, 24 Januari 2021 | 17:10 WIB
(suaramerdeka.com/Surya Yuli)
(suaramerdeka.com/Surya Yuli)

SALATIGA, suaramerdeka.com - Sebanyak 4.960 dosis vaksin Covid-19 tahap pertama untuk warga Kota Salatiga, telah tiba di Kantor Dinas Kesehatan Kota Salatiga. Pemkot Salatiga akan memulai pencanangan vaksinasi di Puskesmas Cebongan, Senin (25/1) pagi ini, di mana Wali Kota Salatiga Yuliyanto bersama pejabat lain, serta tokoh masyarakat akan divaksin pertama.

Hal itu diungkapkan Kadinas Kesehatan Kota (DKK) Salatiga Siti Zuraidah, kemarin. ''Ada sepuluh orang yang pertama divaksin, yakni Wali Kota, sejumlah pejabat dan tokoh agama/tokoh masyarakat. Pelaksanaan pencanangan vaksinasi berlangsung di Puskesmas Cebongan Senin 25 Januari,'' ungkap Siti Zuraidah.

Selanjutnya ada 2.480 sasaran yang akan divaksin, di mana sasaran utama adalah para tenaga kesehatan. Zuraidah mengingatkan, masyarakat yang akan divaksin sudah dipastikan tubuhnya sehat dan bugar, beristirahat cukup sejak semalam sebelumnya, dan sudah sarapan terlebih dahulu. Dia juga mengingatkan agar warga merasa yakin dalam diri bahwa vaksin, akan melindungi dan menyehatkan.

''Ini penting untuk antisipasi terjadi Kejadian Ikutan Paskaimunisasi (KIPI). Harus yakin dan jangan ragu, bahwa vaksin menyehatkan dan melindungi,'' ujarnya.

Disinggung tentang efek setelah divaksin, Siti Zuraidah menjelaskan, berdasarkan informasi yang didapat dan pengalaman yang sudah vaksin sebelumnya muncul keluhan mengantuk dan lapar. Melihat kondisi tersebut, maka setelah divaksin perlu istirahat cukup.
 
Adapun, pengambilan vaksin Covid-19 dilakukan oleh Tim DKK Kota Salatiga dengan dikawal anggota Polres Salatiga langsung ke DKK Provinsi Jateng. Setelah tiba, vaksin tersebut disimpan digudang Kantor DKK, dengan pengawal dan penjagaan petugas setiap saat. Secara bertahap vaksinasi Covid-19 dilakukan terhadap 2.825 tenaga kesehatan, 12.984 staf pelayan publik, 46.105 masyarakat rentan, 46.731 masyarakat umum, dan 24.786 masyarakat rentan lainnya, dengan total 133.431 orang.

Sementara itu berdasarkan data Dinas Kesehatan Kota Salatiga, hingga Minggu (24/1), jumlah warga yang meninggal dengan terkonfirmasi positif Covid-19, sebanyak 59 orang. Dalam sepekan ini pertambahan jumlah yang meninggal cukup signifikan. Lalu jumlah terdata positif bertambah 30 orang dan yang sembuh 18 orang.

Editor: Nugroho

Terkini

Gita Amperiawan Jadi Dirut DI yang Gres

Jumat, 28 Januari 2022 | 00:13 WIB
X